Pemilu 2024

TPN Ganjar-Mahfud Minta KPU Jaga Data Pemilih: Satu Suara Sangat Berharga, Bisa Ikut Menentukan

Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menyebut permintaan itu agar tidak terjadi kebocoran data pemilih.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Erlangga Bima Sakti
Tribunnews
Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis di Media Center TPN, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (21/11/2023). 

TRIBUNSOLO.COM - TPN Ganjar-Mahfud MD meminta KPU RI benar-benar menjaga daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024.

Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menyebut permintaan itu agar tidak terjadi kebocoran data pemilih.

"Saya hanya ingin minta pada KPU untuk betul-betul menjaga data pemilihnya supaya tidak bocor, tidak diretas," ujar Todung, (2/12/2023).

Baca juga: Perubahan Format Debat Capres-Cawapres, Kubu Ganjar-Mahfud: Apa Kita Mau Milih Kucing dalam Karung?

Pihaknya meyakini KPU memiliki sejarah panjang dalam menjaga data-data pemilih.

Sementara itu, soal isu peretasan data pemilih, Todung menyebut TPN tak membenarkan seluruh tindakan tersebut apapun motifnya.

"Dan sekali lagi apapun motifnya itu tidak bisa dibenarkan, itu tidak bisa diterima," ujar dia.

Baca juga: Sindir FX Rudy yang Singgung Iriana Jokowi, Gerindra Solo : Tunjukkan PDIP Tak Siap Kalah

Menurutnya satu suara masyarakat sangat penting dan bisa menjadi penentu nanti.

Atas kondisi itu dia sangat menyayangkan jika nantinya data masyarakat yang diretas itu kemudian disalahgunakan hak suaranya.

"Satu suara itu sangat berharga, karena bisa jadi ya satu suara itu ikut menentukan. Jadi jangan suara itu diretas kemudian juga disalahgunakan apalagi dijual dengan motif profit yang diberitakan oleh media," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved