Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

PDI Perjuangan: Ganjar-Mahfud Teruskan yang Baik, Koreksi yang Kurang Bagus Program Presiden Jokowi

Ketua Bidang Kesehatan dan Anak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Sri Rahayu mengatakan posisi Ganjar-Mahfud MD berada di posisi moderat

Penulis: Tribun Network | Editor: Erlangga Bima Sakti
Istimewa
Pasangan Capres dan Cawapres, Ganjar Pranowo-Mahfud MD tampak kompak menjelang pelaksanaan debat capres pertama di Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

TRIBUNSOLO.COM - Ketua Bidang Kesehatan dan Anak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Sri Rahayu mengatakan posisi Ganjar-Mahfud MD berada di posisi moderat di pemerintahan Jokowi.

“Program Ganjar-Mahfud memang melanjutan program Pak Jokowi yang bagus, mengoreksi, mengevaluasi yang kurang bagus. Kok gak jelas. Jelas dong,” ujar Sri di wilayah Blitar, Sabtu (16/12/2023).

Menurut dia, pemerintaham Jokowi merupakan pemerintahan yang diusung oleh PDI Perjuangan sejak tahun 2014 lalu.

Baca juga: Gesture Gibran di Debat Perdana Capres Ditegur KPU, Ganjar Pranowo Enggan Berikan Komentar

Dia menyebut wajar apabila program yang dicanangkan pasangan Ganjar-Mahfud melanjutkan program Jokowi, termasuk di bidang infrastruktur.

“Ada pembangunan yang ‘multi years’. Kalau ‘multi years’ bagaimana kalau dinolkan, kan enggak. Kan harus kita lanjutkan,” ujar dia.

Sri menambahkan bahwa tidak mungkin Ganjar-Mahfud sebagai pasangan Capres-Cawapres mengambil posisi politik berseberangan frontal dengan Presiden Jokowi.

Pada Rakernas PDI Perjuangan terakhir, kata dia telah diputuskan bahwa program-program dari pasangan Capres-Cawapres yang diusung PDI-P harus melanjutkan program Pemerintahan Jokowi.

Baca juga: Prabowo Enggan Jadi Politisi yang Umbar Janji, Ingatkan Jelang Pemilu Banyak yang Obral Janji Manis

“Kemarin dalam Rakernas PDI-P kan salah satu rekomendasinya melanjutkan program Pak Jokowi, termasuk bidang infrastruktur, ada IKN (Ibu Kota Nusantara). Itu sudah pasti,” ujarnya.

Di bagian lain, pihaknya tak mempedulikan meneruskan program Jokowi lebih kuat diambil pasangan nomor 2, Prabowo-Gibran.

“Anaknya kan sekarang memang sudah menjadi cawapres... Kalau urusan anaknya itu urusan mereka lah. Tapi kita ini sesama kader, terus memberikan dukungan, support ke pogram Pak Jokowi, sampai saat ini masih berlanjut,” ujarnya. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved