Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

PDI Perjuangan Sebut Gagasan Pemberantasan Korupsi Mahfud MD akan Beri Manfaat ke Wong Cilik

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Mahfud MD sebagai sosok berpengalaman, tegas dalam memberantas korupsi.

Penulis: Tribun Network | Editor: Erlangga Bima Sakti
Tribunnews
Calon Wakil Presiden Nomor urut 3 Mahfud MD memaparkan visi dan misi saat acara Debat Calon Wakil Presiden 2024 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023). Debat Pilpres 2024 seri kedua mengangkat tema debat yaitu Ekonomi kerakyatan dan digital, Keuangan, Investasi, Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur dan Perkotaan. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNSOLO.COM - PDI Perjuangan mengaku puas dengan penampilan Mahfud MD dalam debat cawapres perdana yang digelar pada Jumat (22/12/2023).

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Mahfud MD sebagai sosok berpengalaman, tegas dalam memberantas korupsi.

Mahfud MD selalu berbicara tentang manfaat kebijakan bagi peningkatan kesejahteraan wong cilik.

Baca juga: Pakai Akronim saat Lontarkan Pertanyaan dalam Debat Cawpres, Gibran Bantah Tiru Gaya Jokowi

“Kalau Mas Gibran lebih banyak berbicara makro, maka Prof Mahfud satu-satunya yang berbicara tentang infrastruktur sosial bagi wong cilik," kata Hasto, Sabtu (23/12/2023).

Menurut dia, berdasarkan dari pusat pemantauan sosmed TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, kepuasan terhadap Prof Mahfud nampak dari tingginya sentimen positif sebesar 39.7 persen, sementara Gibran 19.2 persen dan Cak Imin 14.4 persen.

Baca juga: Gibran Bantah Sengaja Gunakan Akronim Sulit di Debat Cawapres: Itu Istilah Biasa Dalam Investasi Ya

“Publik merespons negatif atas jebakan pertanyaan Mas Gibran ke Cak Imin. Penyebutan SGIE tanpa menyebutkan kepanjangannya merupakan pertanyaan jebakan, multitafsir, dan akhirnya malah memukul balik Mas Gibran dengan sentimen negatif 28.7 persen, jauh lebih tinggi dari Prof.Mahfud sebesar 18.2 persen,” ujar Hasto.

Dia menambahkan terkait hilirisasi, Mahfud lebih mengedepankan kemanfaatan bagi rakyat agar ekonomi Indonesia makin berdaulat.

"Kesimpulan akhir, Prof Mahfud mampu meyakinkan bahwa dengan memberantas korupsi, akan memberi manfaat bagi wong cilik berupa peningkatan kualitas pendidikan, penurunan harga kebutuhan pokok rakyat, dan penciptaan lapangan kerja secara masif," jelas Hasto. (*)

 

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved