Berita Sragen
Rumah Warga Plupuh Sragen Terbakar: Perabotan, Sepeda Motor hingga Perhiasan Ludes
Akibat kejadian itu, pemilik rumah menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah, sebab harta bendanya tak terselamatkan.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Erlangga Bima Sakti
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Rumah Partini (60) warga Desa Karangwaru, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen ludes terbakar pada Minggu (24/12/2023) sekira pukul 06.45 WIB.
Akibat kejadian itu, Partini menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah, sebab harta bendanya tak terselamatkan.
"Tidak menimbulkan korban jiwa, namun rumah limasan yang terbuat dari kayu campuran dan bambu dengan dinding seng ukuran 12 meter x 8 meter berikut isinya terbakar," jelas Kapolres Sragen, AKBP Jamal Alam melalui Kasi Humas Polres Sragen, Iptu Suyana.
Baca juga: Kronologi Kebakaran Rumah Warga Plupuh Sragen: Sebelum Muncul Api, Pemilik Dengar Ledakan
"Kebakaran tersebut turut menghanguskan 1 unit sepeda motor Yamaha Alpha milik korban, satu unit televisi, kulkas, rice cooker, kipas angin, sertifikat tanah sawah, dua unit sepeda angin, dan perhiasan emas seberat 8 gram beserta perabotan lainnya," imbuh dia.
Iptu Suyana mengatakan kejadian berawal ketika Partini sedang pergi ke pasar untuk berbelanja dagangan sayuran sekira pukul 06.00 WIB.
Saat ditinggal, rumah dalam kondisi kosong. Setelah itu, kurang lebih 30 menit kemudian, Partini selesai berbelanja dan langsung pulang ke rumah.
Menurut Iptu Suyana, sesampainya di halaman rumah, Partini tiba-tiba mendengar bungi ledakan.
"Benar, korban mendengar suara ledakan itu bersumber dari atas rumah, yang disertai dengan kilatan cahaya api yang merambat ke bawah menuju ruangan kamar pojok depan rumah," ungkapnya.
"Setelah itu, api langsung membakar atap ruangan tersebut," ujarnya menambahkan.
Baca juga: Nasib Pilu Partini Warga Plupuh Sragen: Ditinggal ke Pasar, Rumah dan Harta Bendanya Ludes Terbakar
Lanjut Iptu Suyana, melihat kejadian tersebut, korban pun langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar.
Warga pun berdatangan dan mencoba membatu memadamkan api dengan alat seadanya.
Namun, upaya tersebut tidak kunjung membuahkan hasil, dan api semakin membesar karena anagin bertiup kencang.
Lalu, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran dan pihak kepolisian.
Api baru bisa dipadamkan sekira pukul 08.40 WIB. Berdasarkan hasil olah lokasi kejadian, kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik di dalam rumah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kebakaran-rumah-Partini-warga-Sragen.jpg)