Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pria Tewas di Hotel Solo

Dugaan Penyebab Pria Tewas di Hotel Solo : Serangan Jantung, Tidak Ada Tanda Overdosis

Tanda-tanda overdosis tidak ditemukan dalam tubuh MG (56), pria yang ditemukan meninggal dunia dalam kamar hotel Solo.

Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto Nugroho
MG (56) ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di jalan Cisadane, Gajahan, Solo, Jumat (29/12/2023) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tanda-tanda overdosis tidak ditemukan dalam tubuh MG (56), pria yang ditemukan meninggal dunia dalam kamar hotel, Jalan Cisadane, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo pada 29 Desember 2023. 

Itu sesuai dengan hasil visum yang dilakukan terhadap korban. 

Meski, Polresta Solo memenukan sejumlah barang narkotika di kamar hotel lokasi penemuan tubuh korban. 

Ada 0,4 gram narkotika jenis sabu dan ekstasi yang ditemukan di bawah selimut. 

Baca juga: Obat yang Ditemukan di Kamar Hotel Pria Tewas di Solo Ternyata Sabu, Penyebab Kematian Ditelusuri

Selain itu, ada juga alat hisap yang ditemukan di bawah kasur.

Kasat Narkoba Polresta Solo, Kompol Dicky Hermansyah mengatakan hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda luka maupun ciri-ciri over dosis obat.

"Kalau dari visum luar, nihil tidak ada luka luar dan tidak ditemukan ciri-ciri adanya overdosis (narkoba)," kata Kompol Dicky Hermansyah, saat dikonfirmasi pada Sabtu (30/12/2023).

Lebih lanjut, Dicky menerangkan bahwa pihak keluarga korban tidak menghendaki dilakukannya otopsi atau visum dalam.

Baca juga: Pria Tewas di Kamar Hotel Solo: Korban Disebut Masuk Hotel Bersama Teman Wanita

Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menduga kematian Duda satu anak itu akibat jantung yang tidak kuat usai mengkonsumsi obat terlarang.

"Kemungkinan besar (penyebab kematian diduga), jantung tidak kuat saat korban pakai inex (ekstasi) dan sabu," sambungnya.

Sementara itu, Dicky menjelaskan bahwa jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga usai pemeriksaan di rumah sakit.

"Pihak keluarga tolak otopsi atau visum dalam dan hanya dilakukan visum luar selanjutnya jenazah diserahkan ke keluarga," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved