Berita Solo

Punya Prioritas Lain, Pembangunan Kawasan Baluwarti dari Hibah UEA Terancam Dialihkan

Sekda Kota Solo Budi Murtono menjelaskan pihaknya akan mengalihkan beberapa proyek yang didanai dari hibah pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).

Tayang: | Diperbarui:
Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Sekda Kota Solo Budi Murtono, saat ditemui TribunSolo.com, Sabtu (6/1/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sekda Kota Solo Budi Murtono menjelaskan pihaknya akan mengalihkan beberapa proyek yang didanai dari hibah pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).

Salah satu yang kemungkinan akan terdampak yakni pembangunan Kawasan Baluwarti.

“Penggunaan dana dari hibah UEA itu awalnya di lokasi A karena ada kebutuhan yang lain sebagian dialihkan ke lokasi yang lain. Kelihatannya iya (Baluwarti ikut dialihkan),” jelasnya.

Meski begitu, ia enggan menyebut proyek mana saja yang dialihkan.

"Memang kemarin ada beberapa lokasi proyek yang kita alihkan,” terangnya.

Pihaknya saat ini masih menyiapkan regulasi untuk pencairan dana hibah ini untuk pengadaan bangunan fisik.

Baca juga: Gibran Tak di Solo dari 8-10 Januari, Cuti untuk Kampanye di Maluku dan Bali 

Baca juga: Kena Sanksi Gegara Tak Nyalakan CCTV 24 Jam, 7 SPBU di Solo Tak Bisa Jual Biosolar

Sebelumnya pihaknya baru bisa memproses untuk pengadaan barang non-fisik.

“Masih kita siapkan regulasi untuk dijalankan. Karena kemarin masih ada kendala di proses pengadaan barang dan jasanya. Yang bisa kita jalankan yang bentuknya bansos hibah,” jelasnya.

Pihaknya masih perlu mensinkronkan pengadaan barang dan jasa antara Pemerintah Kota Solo dan Kemendagri.

“Tapi untuk pengadaan barang dan jasa kaya pengadaan konstruksinya, pengadaan barangnya masih belum kita jalankan. Mensinkronkan barang dan jasanya kita dan kemendagri,” terangnya. 

Sebelumnya Kepala Dinas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Solo Nur Basuki menjelaskan pihaknya menganggarkan Rp 3 miliar dana hibah dari pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk pengadaan pompa demi mengatasi Viaduk Gilingan yang masih banjir tiap hujan datang.

"Alhamdulillah Pak Wali menganggarkan lewat dana UEA. Sekitar 3 miliar untuk pompa sama rumah pompa," ungkapnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved