Berita Boyolali
Setelah Dua Kali Lontarkan Awan Panas Guguran, Merapi Terpantau Kepulkan Asap Sulfatara
Merapi masih aktif hingga kini. Bahkan beberapa kali masih melontarkan Awan panas guguran (APG) dan guguran lava masih terus terjadi.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Gunung Merapi masih berstatus siaga atau level 3.
Awan panas guguran (APG) dan guguran lava masih terus terjadi.
Sepanjang hari kemarin, Senin (8/1/2024) Merapi terjadi 2 kali APG.
Dikutip dari akun X, BPPTKG, APG pertama terjadi pada pukul 14.09 WIB.
APG yang berlangsung 124 detik itu melontarkan material hingga 1.100 meter ke arah kali bebeng.
Lalu pada pukul 15.40 WIB, APG kembali terjadi.
Baca juga: Merapi Lontarkan Awan Panas Guguran, Selo Tak Terdampak Hujan Abu
APG tersebut berlangsung selama 95,32 detik.
Luncuran material paling jauh mencapai 800 meter dari puncak ke arah Kali Bebeng.
Kepulan asap tebal putih membumbung tinggi di puncak Merapi terjadi pada Selasa (9/10/2023) pagi.
Kepulan asap itu merupakan asap sulfatara.
"Asap putih. Biasa terjadi jika di puncak (Merapi) setelah diguyur hujan. Pasti asap Sulfataranya tebal," kata Relawan Selo, Maryadi.
Dia menyebut, dua kali APG pada Senin kemarin tak berdampak pada hujan abu di Selo.
"Tidak ada laporan wilayah desa yang terjadi hujan abu," pungkasnya. (*)
ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
![]() |
---|
Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
![]() |
---|
3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
![]() |
---|
Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
![]() |
---|
Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.