Pemilu 2024
Isu Pemakzulan Jokowi Gegara Cawe-Cawe Pilpres, Gibran Beri Respons Singkat : Warga yang Menilai
Alasan pemakzulan itu lantaran Jokowi dianggap cawe-cawe atau melakukan intervensi dalam Pilpres 2024.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sekelompok tokoh yang tergabung dalam Petisi 100 menggaungkan wacana pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Alasan pemakzulan itu lantaran Jokowi dianggap cawe-cawe atau melakukan intervensi dalam Pilpres 2024.
Cawapres nomor urut 2 sekaligus putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka tak ingin berkomentar banyak mengenai hal ini.
Mengenai layak tidaknya presiden dimakzulkan, Gibran menyerahkan sepenuhnya ke warga.
“Ya itu warga yang menilai,” jelasnya saat ditemui di kantornya, Kamis (11/1/2024).
Mengenai wacana pemakzulan ini, ia pun mempersilakan.
Lagipula, menurutnya berbagai masukan dan evaluasi selalu ditampung oleh pemerintah.
Baca juga: Viral, Spanduk Dandim Sukoharjo Bersama Prabowo-Gibran, Bawaslu Temukan di 3 Titik
Baca juga: Respons Puan & Megawati soal Penganiayaan Simpatisan Ganjar - Mahfud di Boyolali
“Ya monggo. Kalau ada masukan dari warga, evaluasi, kami tampung. Makasih,” jelasnya.
Sementara itu, cawapres nomor urut 3 Mahfud Md menyebut alasan pemakzulan Jokowi sebelum Pemilu 2024 tidak mudah.
Alasannya, pertama-tama dia sampaikan tentang syarat pemakzulan presiden sesuai Undang-Undang Dasar 1945.
Setidaknya ada 5 syarat seorang presiden dapat dimakzulkan.
Di antaranya terlibat korupsi, terlibat penyuapan, melakukan penganiayaan berat atau kejahatan berat, membunuh dan sebagainya, melanggar ideologi negara, dan melanggar kepantasan atau etika.
Sedangkan cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut sejauh ini belum ada satu pihak pun di legislatif yang memproses hal itu.
(*)
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.