Berita Boyolali

Dapat Kiriman Sampah Bambu, Sungai Kauman Banyudono di Boyolali Sampai Penuh, Ancam Jembatan

Sampah yang didominasi bambu, kayu dan sampah rumah tangga itu mencapai sepanjang 10 meter.

Tayang:
TribunSolo.com/Tri Widodo
Tumpukan sampah rumpun bambu, kayu memenuhi aliran sungai di Jembatan Kauman, Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Kamis (18/1/2024) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tak hanya Sungai Pengging saja yang mendapatkan kiriman sampah saat hujan lebat kemarin.

Kiriman sampah di sungai yang ada di Dukuh Kauman, Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono lebih parah.

Tumpukan sampah yang tersangkut pilar jembatan membendung aliran sungai.

Sampah yang didominasi bambu, kayu dan sampah rumah tangga itu mencapai sepanjang 10 meter.

Kayu, bambu itu diduga berasal dari wilayah di sepanjang aliran sungai.

Jika tak segera dievakuasi, saat hujan lebat lagi, bisa membahayakan jembatan.

"Desakan air bisa meruntuhkan jembatan," kata Parjono, Relawan Bencana Alam Pengging, Boyolali.

Baca juga: Dikenal Dekat dengan Ganjar, Ini Alasan Abah Lala Dukung Prabowo-Gibran Hingga Persembahkan Lagu

Dia menyebut, kiriman sampah ini diperkirakan mencapai 10 meter kubik.

Haryanto (43) salah satu warga sekitar kiriman sampah ini membuat warga sekitar kaget.

Pasalnya, kiriman sampah ini menimbulkan suara yang cukup keras.

"Kan kemarin di sini sudah reda hujannya. Kemudian muncul suara rentetan warga pun kemudian mendatangi jembatan ini," tambahnya.

Dia menyebut, kiriman sampah menjadi yang terbanyak ketimbang sebelumnya.

"Sudah tiga kali ini (mendapat kiriman sampah). Tapi ini yang paling besar," pungkasnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved