Berita Nasional

Tanggapi Isu Sri Mulyani & Basuki Hadimuljono Mundur dari Kabinet, Zulhas Singgung Pemilu Damai

Menteri Perdagangan buka suara soal isu Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mundur dari kabinet Jokowi.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Septiana Ayu Lestari
TribunSolo.com/Andreas Chris
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan saat di Solo. 

TRIBUNSOLO.COM – Belakangan beredar isu bahwa dua menteri Kabinet Presiden Joko Widodo akan mundur dari jabatannya.

Dua menteri itu adalah Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Isu tersebut pertama kali disebutkan oleh ekonom Faisal Basri.

Menanggapi isu tersebut, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut tidak perlu membuat isu berlebihan, mengingat Pemilu 2024 semakin dekat.

Baca juga: Pengunduran Diri Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho : Telah Ajukan ke Mendikburistek sejak 16 Januari 2024

Baca juga: Cerita Abah Lala yang Kini Dukung Prabowo, Sebut Pernah Bertemu Setahun Lalu: Orangnya Apa Adanya

Ia pun meminta agar gelaran pesta demokrasi terbesar setiap 5 tahun sekali itu dapat berjalan dengan baik.

"Jangan suka bikin isu ya. 14 Februari pemilu saja kita lihat nanti yang damai, pemilunya yang gembira, jangan saling menjelekkan satu dengan yang lain," kaga dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2024).

Zulhas mengatakan, pemilu harus dilihat sebagai kompetisi antarsaudara untuk tetap merajut demokrasi.

"Kan kita sudah berapa kali ya 25 tahun kan seperti ini. biasa-biasa saja. Saya keliling daerah ke mana-mana rakyat itu guyub, akur, ada yang pilih A, ada yang pilih B," kata dia.

Baca juga: Larangan Konvoi Knalpot Brong di Klaten, Polisi : Kasihan Ada Yang Sakit, Anak Kecil Butuh Istirahat

Meski demikian, Zulhas mengatakan bahwa Prabowolah yang paling banyak disebut namanya.

"Tapi enggak ada masalah itu. Enggak ada yang marah-marah, enggak ada yang ngejek

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved