Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Curhat Caleg Penyandang Disabilitas di Solo, Sebut Masih Ada Orang yang Meremehkan Ikut Pemilu 2024

Diremehkan orang juga dirasakan oleh Slamet Widodo. Dia adalah Caleg DPRD Kota Solo di Dapil Jebres. Dia maju dari PKS Solo.

|
TribunSolo.com/Andreas Chris
Slamet Widodo, penyandang disabilitas di Solo yang maju sebagai Caleg di Pemilu 2024. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Slamet Widodo, kini maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Solo dari PKS. 

Dirinya maju sebagai Caleg DPRD Kota Solo di Dapil Jebres.

Dalam proses majunya Slamet ini, dia mengaku masih ada orang yang meremehkan dirinya. 

Suara negatif itu dianggap Slamet yang juga sebagai penyandang disabilitas untuk motivasi. 

"Banyak dan maaf ini juga ada yang menyakitkan bagi saya bahasanya itu 'ngadek ae gak jejek kok malah nyaleg' (berdiri saja tidak bisa mau nyaleg), itu adalah sebuah cambuk bagi saya membuat motivasi," papar dia. 

Dia ingin menunjukkan bahwa seorang itu berguna tidak hanya dilihat dari fisik saja, namun dengan kapasitas. 

"Tekad saya tapi insyaallah dapat memberikan kontribusi meskipun hanya seujung kuku hitam," pungkasnya.

Lumpuh Akibat Polio

Memiliki keterbatasan fisik tak membuat Slamet Widodo gentar untuk mendedikasikan diri sebagai wakil rakyat di tahun Pemilu 2024 ini.

Pria yang tinggal di Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo itu telah memantapkan diri maju sebagai calon legislatif (caleg) DPRD Kota Solo di Dapil Jebres.

Meski menderita kelumpuhan akibat penyakit polio yang ia idap sejak berusia dua tahun, tidak menyurutkan niatnya untuk bermanfaat bagi orang banyak.

Slamet maju sebagai satu-satunya Caleg Disabilitas di Kota Solo dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ia memiliki alasan kuat yang akhirnya memantapkan pilihannya untuk maju di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.

"Yang pertama yang pasti saya akan menunjukkan hati seorang disabilitas di kota Solo, karena Kota Solo menurut saya dan beberapa kawan-kawan disabilitas dengan keberadaannya rehabilitasi di kota Solo jadi kota tujuan disabilitas dari seluruh penjuru Indonesia," kata dia. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved