Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Imbauan Polres Wonogiri soal Konser Gibran di Wonogiri : Harus Tertib dari Atribut Politik

Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka akan menutup kampanye, Rabu (23/1/2024) di Kabupaten Wonogiri.

Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Andreas Chris
ILUSTRASI : Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka dan pendakwah, Gus Miftah saat berada di konser Indonesia Maju yang digeber di Benteng Vastenburg, Solo, Jumat (15/12/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka akan menutup kampanye, Rabu (23/1/2024) di Kabupaten Wonogiri.

Kampanye Gibran akan ditutup dengan acara Konser Indonesia Maju di Stadion Pringgodani, Kabupaten Wonogiri

Konser tersebut akan menghadirkan artis Denny Caknan dan pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah

Polres Wonogiri telah memberikan rambu-rambu kepada pihak-pihak yang akan hadir dalam acara tersebut. 

Acara Konser Indonesia Maju dilarang menggunakan atribut kampanye. 

Baca juga: Larangan buat 3.910 Pengawas TPS di Wonogiri : Dilarang Mengintimidasi & Lihat Pemilih Mencoblos

Pasalnya, konser Indonesia Maju itu murni pengajian yang diisi oleh Gus Miftah dan musisi Denny Caknan.

Selain itu, Kepolisian Wonogiri telah melakukan koordinasi dan Tactical Floor Game (TFG) guna persiapan pengamanan kegiatan konser Indonesia maju itu. 

Kapolres Wonogiri, AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan Kegiatan konser Indonesia maju akan di gelar nanti malam. 

"Kegiatan ini merupakan murni pengajian dan dilanjutkan hiburan, karena itu selama pelaksanaan harus tertib dari atribut-atribut berkaitan dengan politik," ucap Andi, Selasa (23/1/2024).

Dalam menjaga stabilitas keamanan, acara tersebut juga dilakukan skrining, untuk memastikan bebas dari sajam, Miras, atribut parpol dan pastinya knalpot brong.

Baca juga: Syarat PDIP untuk Jokowi Jika Ingin Bertemu Megawati : Harus Ajak Ahok, Sri Mulyani, dan Basuki

Andi mengaku, Tactical Floor Game (TFG) juga melibatkan berbagai skenario simulasi yang dirancang untuk menguji keterampilan dan koordinasi personel kepolisian dalam menanggapi situasi darurat.

Dengan melibatkan unsur-unsur terkait, diharapkan aparat keamanan dapat melaksanakan tugas dengan efektif dan profesional.

Pada kesempatan yang sama, juga ditekankan pentingnya kerjasama antara aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya, termasuk pihak penyelenggara kegiatan dan masyarakat. 

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi semua pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses kegiatan nanti malam,” pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved