Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Kampanye Gibran di Wonogiri, Dapat Keluhan Soal Pertanian dan Bantuan Tak Tepat Sasaran 

Gibran mengunjungi Wonogiri dalam kampanyenya. Dia mendapat berbagai keluhan dari warga mulai pertanian hingga bantuan.

TribunSolo.com/Anang Maruf
Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka mendapat keluhan dari warga Wonogiri.  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka mendapat keluhan dari warga Wonogiri. 

Dia mendapat keluhan dari warga soal pertanian hingga bantuan yang dianggap tidak tepat sasaran. 

Gibran dalam momen itu mengunjungi Kecamatan Pracimantoro, Kecamatan Baturetno dan Kecamatan Ngadirojo.

Dia disambut ribuan simpatisan Prabowo-Gibran di Wonogiri. 

Saat bertemu Gibran, warga mengeluhkan soal kekeringan yang melanda Wonogiri, persoalan irigasi untuk pertanian juga disinggung warga. 

Selain itu, mereka juga meminta agar bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran. 

Itu seperti PKH, KIS, KIP dan lainnya.

Baca juga: Cawapres Mahfud MD Tegaskan Tidak Jadi Boneka Partai Jika Terpilih di Pilpres 2024

Dalam pertemuan dengan simpatisan itu, Gibran berjanji akan memperbaiki permasalahan itu.

"Coba nanti saya aktif lagi database nya satu per satu, biar lebih tepat sasaran. Biar yang membutuhkan benar-benar bisa memanfaatkan program-program PKH, KIS, KIP kita lanjutkan semua," ucap Gibran di Ngadirojo, Wonogiri, Selasa (23/1/2024).

Gibran juga memaparkan programnya yakni makan gratis. 

"Setuju semua ya makan siang gratis, teruntuk anak-anak sekolah biar anak-anaknya sehat semua tidak ada yang kelaparan," paparnya. 

Sementara itu, salah satu simpatisan Prabowo-Gibran, Andi (30) mengaku senang bisa bertemu dengan sosok Gibran

Menurutnya, paparan kampanye yang disampaikan Gibran itu sejalan dengan masyarakat Wonogiri. 

"Seperti makan siang gratis, susu gratis. Iya, kita lihat aja kan saat ini bapak Joko Widodo juga sedang berjalan menangani angka stunting bagi anak, jadi program Prabowo-Gibran ini memang cocok untuk Indonesia Emas di tahun 2045," terangnya. 

Andi yang juga seorang petani di wonogiri juga sempat mengeluhkan pupuk yang sangat mahal, bibit dan juga kekeringan.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved