Pemilu 2024
Kata Ganjar soal Program Makan Siang Gratis : Kurang Efektif, Anak Muda Lebih Butuh Internet Gratis
Menurut Ganjar, anak muda saat ini lebih membutuhkan dan akan memilih program internet gratis daripada program makan siang gratis.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai program makan siang gratis yang dicanangkan oleh paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran kurang efektif.
Menurutnya, anak muda saat ini lebih membutuhkan dan akan memilih program internet gratis daripada program makan siang gratis.
"Kenapa internet? Kalau makan saya bisa, anda kasih saya makan gratis, sudah selesai. Kalau anda kasih saya internet gratis, saya punya skill, saya punya knowledge, jadi saya bisa kolaborasi, saya bisa kembangkan. Makan siang buat kami kecil," kata Ganjar, di hadapan petinggi PT Sritex, Selasa (23/1/2024).
Ia pun menyebut ada pepatah yang mengatakan tidak ada makan siang gratis.
"Kalau makan siang gratis, nanti menyalahi pepatah, there are no free lunch (tidak ada makan siang gratis)," cibir Ganjar sambil tertawa.
Kritikan itu diungkap Ganjar saat membahas bonus demografi yang akan dialami oleh Indonesia beberapa tahun kedepan.
Baca juga: Wacana Hak Angket & Desakan Gibran Mundur, FX Rudy : Kalau Mengusulkan Pasti Ada Pertimbangan
Baca juga: Alasan Capres Ganjar Sarankan Mahfud MD Mundur dari Menko Polhukam: Hindari Konflik Kepentingan
Bahkan, Ganjar juga membandingkan program internet gratis dari pihaknya dengan program makan siang gratis.
"Anak muda sekarang kalau di kasih treatment itu larinya kencang. Anak muda saya kasih pilihan, makan gratis atau internet gratis? Internet pilihannya. Nyenggol sedikit, nyenggol sedikit," ujar Ganjar.
Lebih lanjut, Ganjar menyebut bahwa anggaran makan siang gratis selama setahun bisa menutup kebutuhan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Apalagi anggarannya itu gede banget, kalau itu untuk makan sebenarnya IKN itu cukup satu tahun anggaran. Kalau iya, minimum essentials force itu satu tahun aja," kata dia.
Tak sampai di situ, Ganjar memastikan internet gratis bisa membuat anak muda Indonesia berkembang semakin pesat.
"Jadi pikiran mereka (anak muda) itu luar biasa, jadi gamers, developer game, dia bisa bikin apapun melalui keseniannya, dia bisa viral kemana-mana menjangkau seluruh dunia. Wah percepatannya luar biasa," pungkasnya.
(*)
| Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
|
|---|
| Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
|
|---|
| Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
|
|---|
| Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
|
|---|
| Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/KOLASE-FOTO-Ganjar-Pranowo-kiri-dan-Gibran-Rakabuming-Raka-kanan-saat-mengunjungi-PT-Sritex.jpg)