Berita Boyolali
Rentetan Awan Panas Guguran Merapi, Wilayah Timur Aman dari Hujan Abu
Awan Panas Guguran terjadi hari ini. Bahkan, tidak hanya sekali kejadian ini terjadi. Terpantau ada beberapa kali kejadian.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com / Istimewa
Ilustrasi: Kondisi di Desa Stabelan, terdampak hujan air bercampur abu akibat guguran gunung Merapi, Jumat (8/12/2023).
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Rentetan Awan Panas Guguran Gunung Merapi terjadi Kamis (25/1/2024) sore.
Tercatat terjadi 3 kali kubah gunung Merapi runtuh.
Awan Panas Guguran pertama terjadi pukul 16.06 WIB yang kemudian disusul pada pukul 16.09 WIB.
4 menit kemudian, pada pukul 16.13 WIB awan Panas Guguran terjadi lagi.
Awan Panas Guguran ini berlangsung selama 150.6 detik.
Lontaran material paling jauh mencapai 1500 meter ke hulu Kali Bebeng.
Visual Gunung Merapi tampak dan arah angin ke Timur.
"Hasil koordinasi dengan wilayah Kecamatan Tamansari dan Musuk tidak terjadi hujan abu vulkanik," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali, Suratno. (*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Berita Boyolali
ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
![]() |
---|
Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
![]() |
---|
3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
![]() |
---|
Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
![]() |
---|
Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.