Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Cak Imin Sindir Gibran dan Luhut soal Program Hilirisasi : yang Debat Siapa, yang Bantah Orang Lain

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyebut Gibran harus dibantu oleh opa-opa untuk membantah argumentasinya dalam debat cawapres.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Kompas TV/Kompas TV
Calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka saat melakukan Adu gagasan ekonomi, perdagangan, pajak, dan infrastruktur pada debat Capres 2024 di Jakarta Jumat (22/12/2024) di Jakarta. (Kompas TV/Tribunnews) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA  - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar menyentil cawapres nomor urut 2 yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyebut Gibran harus dibantu oleh "opa-opa" untuk membantah argumentasinya dalam debat cawapres.

Diketahui, dalam debat cawapres pada 21 Januari 2024, Muhaimin memang terlibat adu argumen dengan Gibran.

Baca juga: Timnas AMIN Minta Jokowi Tak Kepedean Merasa Masih Mendapat Banyak Dukungan Masyarakat

Dua cawapres itu berdiskusi soal hilirisasi nikel hingga dampak buruk ekologis yang ditimbulkan.

Beberapa hari setelah debat cawapres, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (76) justru menantang balik Muhaimin melalui konten media sosial yang dibuatnya.

"Jangan minta tolong orang lain untuk membantah pendapat saya. Jangan pernah mengaku pemuda kalau kamu bersembunyi di balik ketiak opa-opa yang lain," kata Muhaimin dalam acara deklarasi relawan Kawula Muda Nusantara (Rekan) Amin (Anies-Muhaimin) di Jakarta, Minggu (28/1/2024).

"Yang debat siapa, yang bantah orang lain," ujar dia.

Baca juga: Jokowi Ajak Prabowo Makan Bakso Bareng di Pinggir Jalan, Kode Presiden Turun Gunung Kampanyekan 02?

Muhaimin kemudian menyinggung soal "titip-menitip", menganggapnya sebagai keanehan karena ada orang yang "dititipkan ke sana".

"Kalau kamu yang debat sama saya, ya kamu yang harus bantah," ujar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Muhaimin sendiri juga berbalas pantung dengan Luhut ihwal program hilirisasi yang dinilai dijalankan ugal-ugalan oleh pemerintahan Joko Widodo.

Isu ini berawal saat Cak Imin, dalam debat pada 7 Januari 2024, menyebut bahwa program kebanggaan Presiden Jokowi ini banyak berdampak negatif karena tidak dilakukan secara cermat.

Baca juga: Mahfud MD Klarifikasi soal Dosa Ibu Lahirkan Anak Tak Berakhlak, Sebut Ucapannya Dipelintir

Akibatnya cukup serius, dari kerusakan lingkungan hingga ledakan berulang kali di lokasi smelter yang menyebabkan korban jiwa tak sedikit.

Cak Imin juga menyinggung soal tenaga kerja asing, yang begitu mendominasi di proyek-proyek hilirisasi pemerintah.

Ia juga juga menyinggung soal program hilirisasi yang tidak berkontribusi banyak pada rakyat di Sulawesi.

"Sulawesi Tengah pertumbuhan ekonominya sampai sekarang bisa 13 persen, tinggi sekali tapi rakyatnya tetap miskin dan tidak bisa menikmati. Hilirisasi apa yang mau kita lakukan, sementara ilegal tetap berlangsung lanjut," beber Cak Imin dalam debat itu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved