Pemilu 2024

Pimpin Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran, Cak Imin Pecat Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor dari PKB

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar memecat Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor dari PKB. 

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Tri Widodo
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin 

TRIBUNSOLO.COM- Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar memecat Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor dari PKB

Padahal, pada pemilihan bupati Sidoarjo tahun 2020, Gus Muhdlor diusung PKB.

Pemecatan itu imbas dari sikap Gus Muhdlor yang tak mendukungnya yang berpasangan dengan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 ini. 

Selain tak mendukung, Gus Muhdlor juga malah memimpin deklarasi dukungan terhadap pasangan capres-cawapres  Prabowo Subianto-Gibran Rakabumi Raka di Pondok Pesantren Bumi Shalawat di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/2/2024).

Baca juga: Nasib Pernikahan Sarah Keihl dan Killian Potter Pasca Diterpa Isu Selingkuh oleh Mahdy Reza

Baca juga: Di Wonogiri, Presiden Jokowi dan Iriana Jokowi Menginap Semalam di Hotel Berbintang 1

Menanggapi itu, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa Gus Muhdlor resmi dipecat sebagai kader PKB usai menyatakan dukungan ke Prabowo-Gibran.

Pemecatan dilakukan karena Gus Muhdlor tidak patuh pada perintah partai yang seharusnya mendukung Anies Baswedan-Muhamin Iskandar (Amin) pada Pilpres 2024.

"Otomatis berhenti dari PKB, yah otomatis, karena tidak sesuai dengan perintah partai (mendukung Amin)," kata Cak Imim di Kota Serang, Jumat (2/2/2024).

Cak Imin juga mempersilahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki bila Gus Muhdlor terlibat kasus dugaan korupsi pemotongan insentif pajak dan retribusi daerah.

"Ya biarkan saja, silahkan proses hukum secara objektif," ujar Cak Imin.

Gus Muhdlor padahal pernah ikut kampanye calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di lapangan Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (28/11/2023).

Gus Muhdlor sempat menghilang ketika dicari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayahnya pada 24-25 Januari 2024. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved