Pemilu 2024
Kata Cak Imin Soal Ketua KPU Langgar Kode Etik Loloskan Gibran Cawapres: Tentu Ini Mengkhawatirkan
Cak Imin ikut mengomentari soal Ketua KPU RI yang disebut melanggar kode etik karena meloloskan Gibran menjadi Cawapres. Dia menyinggung soal etika.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar turut mengomentari keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberi peringatan keras kepada Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari dan 6 anggota lainnya, pada Senin (5/2/2024).
Sanksi itu diberikan karena KPU menerima pendaftaran Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden dalam ajang Pilpres 2024.
Dimana, KPU RI dinilai telah melanggar beberapa pasal dalam Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2027 tentang Kode Etik dan Pedoman Penyelenggara Pemilu.
Muhaimin Iskandar menyinggung soal etika menanggapi keputusan DKPP tersebut.
"Itulah sekali lagi menunjukkan bahwa etika itu harus dijunjung tinggi," kata Cak Imin saat berkunjung ke Kabupaten Sragen, Senin (5/2/2024).
Baca juga: Curhat Pemilih Disabilitas Karanganyar Minta KPU Sediakan TPS yang Ramah, Jangan Ada Tangga
"Dan karena itu menjadi cacat kalau tidak berdasarkan etika," tambahnya.
Menurutnya, keputusan DKPP kali ini harus segera ditindaklanjuti.
Karena berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu 2024 yang semakin dekat.
"Nah keputusan DKPP ini harus ditindaklanjuti, apakah kemudian Pemilu ini bisa diteruskan atau tidak," jelasnya.
Dengan keputusan ini, maka KPU sebagai penyelanggara Pemilu juga ikut mengkhawatirkan.
Cak Imin pun mengkhawatirkan terkait hal tersebut, terlebih lagi menyangkut legitimasi Gibran sebagai Cawapres.
"Tentu ini mengkhawatirkan karena terbukti kan, kita tunggu saja reaksi Bawaslu dan KPU," ujarnya.
"Harapannya yan nunggu saja," tambahnya. (*)
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.