Ramadhan 2024

Hukum Mengqadha Puasa Ramadhan di Bulan Syaban, Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Hukum Muslimah ketika mengqadha puasa ramadhan di bulan sya'ban. Yang bisa dipelajari dan dipahami

Tayang:
SRIPOKU/ANTON
Ilustrasi bulan Syabhan 

TRIBUNSOLO.COM – Dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan lagi, umat muslim akan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan 1445 Hijriah.

Sebelum memasuki Ramadhan, merupakan bulan sya’ban yang juga memiliki beberapa kesitimewaan di bulan tersebut.

Baca juga: Doa Setelah Shalat Dhuha Agar Ujian Lancar dan Mendapat Nilai Bagus, Ada Bacaan Latinnya

Salah satunya adalah anjuran puasa sunnah sya’ban. Lalu bagaimana jika muslimah akan membayar hutang puasanya di bulan sya’ban?

Dilansir dari tayangan Q&A Ustadz, menurut Ustaz Abdul Somad, bagi seseorang yang ingin membayar utang puasa di Ramadan tahun lalu, batas waktunya adalah sampai bulan Ramadhan tahun ini.

Artinya, termasuk di bulan Syaban pada hari terakhir pun, seorang muslim masih bisa melakukan qadha puasa Ramadan tahun lalu.

"Batasnya (qadha puasa Ramadan tahun lalu) kapan ? sampai Ramadan (tahun) ini," ungkap Ustaz Abdul Somad.

Lebih lanjut, Ustaz Abdul Somad pun memaparkan hukumnya seseorang yang hendak membayar utang puasa di bulan Syaban pada hari Senin.

Maka dijelaskan Ustaz Abdul Somad, orang tersebut akan mendapatkan tiga keuntungan, yakni utang puasanya lunas satu hari, mendapat keutamaan puasa sunah Syaban dan juga puasa hari Senin.

Baca juga: Berikut Bacaan Niat Puasa Qadha untuk Membayar Hutang Puasa, Lakukan Sebelum Ramadan Datang

"Siapa yang mengganti puasa di bulan Syaban hari Senin otomatis dapat tiga, puasa qada lunas satu hari, puasa sunah syaban dapat, puasa hari Senin dapat," imbuh Ustaz Abdul Somad.

Meski begitu, niatan puasa untuk mendapatkan tiga keuntungan itu dijelaskan Ustaz Abdul Somad hanya diucap satu saja, yakni niat untuk qadha puasa Ramadan.

"Niatnya satu aja, saya niat puasa qada. Otomatis dapat tiga. Jadi enggak perlu niatnya tiga," jelas Ustaz Abdul Somad.

Jika belum bayar bagaimana jika kita tidak juga membayar utang puasa Ramadhan tahun lalu karena bulan Ramadhan tahun ini telah tiba ?

Ustaz Abdul Somad pun menjabarkan bahwa seseorang itu masih bisa membayarkan utang puasanya itu setelah bulan Ramadhan tahun ini berakhir.

Namun, di qadha puasa selanjutnya itu, orang tersebut tak hanya harus membayarnya, melainkan juga harus membayar fidiah.

Yakni dengan cara memberikan makan orang miskin selama satu hari.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved