Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

693 Warga Binaan Rutan 1 Solo Coblosan Pemilu 2024 di TPS Khusus 901 & 902

Ratusan warga binaan di Rumah Tahanan I Surakarta mengikuti pemungutan suara Pemilu 2024 di Rutan I Surakarta, Rabu (14/2/2024).

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Mardon Widiyanto
Suasana TPS khusus di Rutan I Surakarta saat pemungutan suara Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ratusan warga binaan di Rumah Tahanan I Surakarta mengikuti pemungutan suara Pemilu 2024 di Rutan I Surakarta, Rabu (14/2/2024).

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, di lokasi pukul 07.00 WIB, petugas KPPS di sana melakukan sumpah dan janji untuk melaksanaan baik pemungutan, hingga perhitungan suara di sana.

Kemudian sekira pukul 07.30 WIB, para warga binaan mulai keluar dari tahanan dengan didampingi oleh petuga rutan.

Nampak mereka yang mengenakan pakaian oranye berjalan menuju TPS.

Mereka terlihat mengantre menunggu giliran untuk menuju ke bilik suara hingga mencelupkan jari ke tinta.

Baca juga: Perjuangan Pengiriman Logistik Pemilu 2024 di Sragen, Jalan Kaki 600 Meter, Lalui Jembatan Berkarat 

Baca juga: Uniknya TPS Tempat Gibran Nyoblos, Dekorasi Bertema Valentine, Warga Selesai Nyoblos Dapet Coklat

Hingga saat ini, proses pemungutan suara masih berlangsung.

Kepala Pelayanan Tahanan Rutan I Surakarta Ervans Bahrudhin Mulyanto mengatakan total warga binaan yang mencoblos sekira 693 orang.

"Mereka yang mencoblos masing-masing 415 orang tahanan dan 278 orang narapidana," kata Ervans, Rabu (14/2/2024).

Ervans mengatakan di Rutan I Surakarta dibagi dua TPS khusus yaitu 901 dan 902.

Dia mengatakan selain itu, ada warga binaan yang akan mencoblos di 10 TPS penyangga yaitu di Kelurahan Kampung Baru 130 orang dan Kelurahan Kauman 73 orang.

"Ada 28 orang WBP yang tidak bisa mencoblos, 4 masih berstatus anak-anak dan 24 orang yang tidak terdaftar di DPT manapun atau tidak bisa memilih dikarenakan tidak memenuhi syarat untuk menjadi Daftar Pemilih Khusus," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved