Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo

Gibran Tinggalkan Mobil Dinas di Balai Kota Solo, Ada Polisi Berjaga, Ada Apa?

Gibran meninggalkan mobil dinasnya di halaman balai kota Solo. Tidak diketahui maksud dari meninggalkan mobil itu.

TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Mobil dinas Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ditinggalkan di halaman depan Balai Kota Solo, Rabu (14/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo yang juga Cawapres 02, Gibran Rakabuming Raka meninggalkan mobil dinasnya di depan halaman Balai Kota Solo, Rabu (14/2/2024). 

Tidak diketahui maksud dari meninggalkan mobil tersebut. 

Namun, kebiasaan Gibran meninggalkan mobil, biasanya ada hal yang dia soroti. 

Diketahui, sudah sejak siang petugas kepolisian berseragam lengkap berjaga di sekitar Balai Kota Solo.

Terlihat unit baracuda dan water canon yang biasa dipakai untuk pengendalian massa.

Petugas Pamdal Balai Kota Solo Ryamba Eri Sanjaya menjelaskan, mobil dinas ditinggalkan sejak pukul 14.00 WIB siang.

Ia belum tahu diparkir sampai kapan.

Baca juga: Kata FX Rudy soal Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count Lembaga Survei : Harus Bisa Kita Terima

“Tadi dari driver-nya Pak Wali sama ajudan masuk Balai Kota jam 2 siang. Kemudian langsung diarahkan di sebelah selatan halaman Balai Kota. Diparkir di sana sampai ada arahan lagi untuk diambil,” ungkapnya. 

Ia pun tidak mendapatkan arahan khusus mengenai maksud dari mobil dinas di tempat yang tidak lazim tersebut.

“Nanti ketika ada perintah untuk ambil lagi langsung ambil. Dari sopir tidak ada arahan atau maksud tertentu,” jelasnya.

Biasanya jika berkantor Gibran memarkir mobil dinasnya di depan lobi kantornya. Lagipula kini posisi Gibran sudah tidak berada di Solo.

“Baru kali ini di depan Balai Kota. Untuk parkir berkantor di depan lobi,” terangnya.

Sementara itu, jika mobil dinas tidak dipakai biasanya mobil tersebut diparkir di Rumah Dinas Loji Gandrung.

“Parkir mobil dinas ada di Rumah Dinas Loji Gandrung,” ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini belum ada gelagat peningkatan eskalasi konflik di masyarakat di tengah pemungutan suara.

“Untuk di Balai Kota terpantau kondusif. Kelihatannya masih aman-aman saja. Ada aparat juga stand by. Membantu kalau terjadi sesuatu mungkin. Tadi siang udah stand by,” terangnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved