Pemilu 2024
Penghitungan Suara Pilpres 2024 versi Bawaslu Solo Terkendala HP & Sinyal Internet di Tingkat TPS
Bawaslu Kota Solo turut melakukan penghitungan suara Pilpres 2024 didasarkan pada data dari petugas tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bawaslu Kota Solo turut melakukan penghitungan suara Pilpres 2024 didasarkan pada data dari petugas tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Solo, Poppy Kusuma menjelaskan pihaknya sudah memberikan link yang bisa dipakai untuk mengirimkan data perolehan suara pasangan calon presiden - calon wakil presiden tiap TPS.
“Sistemnya per TPS langsung mengirimkan data perolehan suara. Melalui link yang sudah kita sediakan,” jelasnya, Rabu (14/2/2024).
Hanya saja, penghimpunan menemui kendala sehingga tidak segera didapatkan semua hasil pemungutan suara di tiap TPS.
“Kemungkinan kendalanya di tingkat TPS ada yang handphone-nya down atau sinyalnya kurang kuat,” tuturnya.
Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud Tanggapi Pilpres 2024, Sebut Diwarnai Kecurangan Terstruktur Sistematis dan Masif
Bawaslu Solo mencatat pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka unggul dibanding pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ganjar Pranowo - Mahfud MD.
Padahal, Solo dikenal dengan kandang banteng atau basis suara PDI Perjuangan.
“Hasil pengawasan TPS Bawaslu untuk sementara pasangan calon nomor urut 02 unggul di Kota Surakarta," jelas .
"Tapi resminya tetap dari KPU,” tambahnya.
Baca juga: Penghitungan Suara DPR RI di TPS Dekat Rumah Gibran Hingga 4 Jam, Ada Selisih Surat Suara Cadangan
Update Rabu (14/2/2024) hingga pukul 22.00 WIB, dari data yang masuk sebanyak 36,42 persen berikut sebaran suara Pilpres 2024 :
1. Anies - Cak Imin : 22.028 atau 15,7 persen.
2. Prabowo - Gibran : 70.998 suara atau 50,5 persen.
3. Ganjar - Mahfud : 47.678 suara atau 33,9 persen.
Poppy menegaskan bahwa hasil penghitungan di Bawaslu bukan penghitungan resmi seperti di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ini hanya semacam bentuk pengawasan pada proses jalannya pemilu.
“Lebih ke pengawasan kita. Iya pasti kita sinkronkan dengan KPU,” terangnya.
(*)
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.