Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Program Makan Siang dan Susu Gratis Prabowo-Gibran Dianggap Prank, Ini Alasan Baru Sempurna di 2029

Program pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat kempanye tentang susu gratis dan makan siang gratis tengah menjadi sorotan.

TribunSolo.com / Ahmad Syarifudin
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid 

TRIBUNSOLO.COM - Program pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat kempanye tentang susu gratis dan makan siang gratis tengah menjadi sorotan.

Pasalnya program ini dianggap sebuah prank karena terealisasi pada tahun 2029 mendatang.

Baca juga: Tak Hanya Jokowi, Kader PDIP Beri Selamat ke Gibran, Usai Ungguli Ganjar-Mahfud di Quick Count

Kabar ini mencuat setelah Prabowo-Gibran dalam 2 hari sejak pemungutan suara dinyatakan unggul di hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Terkait viralnya kabar tersebut, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid dengan tegas langsung membantah bahwa program itu hanya prank semata.

Nusron menjelaskan jika program susu dan makan siang gratis akan dilaksanakan secara bertahap dabn baru terealisasi atau dirasakan secara menyeluruh kepada anak-anak sekolah pada 2029 mendatang.

Disebutkan dalam program ini akan menargetkan sebanyak 82,9 juta anak yang menerima susu dan makan siang gratis.

"Pelaksanaan makan siang dan susu gratis itu dilaksanakan secara bertahap, dan akan meng-cover semua anak Indonesia sebanyak 82,9 juta itu tahun 2029," kata Nusron, Jumat (16/2/2024) dilansir dari TribunNews.

Prabowo-Gibran pun dituding tidak terbuka soal janji makan siang dan susu gratis itu yang baru terealisasi seluruhnya pada 2029.

Namun, Nusron mengklaim jika pihaknya sudah menyuarakan hal tersebut selama kampanye.

"Sejak awal memang sudah kami sampaikan akan dilaksanakan secara bertahap," tukasnya.

Baca juga: Hasil Quick Count Pilpres di Wonogiri dari Gerindra : Prabowo-Gibran Kalah Tipis dari Ganjar-Mahfud

Program Makan Gratis Bakal Habiskan Biaya Rp 450 triliun Per Tahun

Wakil Ketua Dewan Pakar TKN, Budiman Sudjatmiko menjelaskan, program tersebut akan menargetkan 82,9 juta orang yang terdiri atas siswa, santri, dan ibu hamil di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi, program susu dan makan siang gratis itu akan menelan biaya Rp 450 triliun per tahun.

"Ini adalah revolusi damai terbesar di dunia. Pergerakan manusia, pergerakan ekonomi."

"Dan juga pergerakan sosial manusia menyediakan telur, masak nasi tiap hari untuk 82 juta perut, dikasih makan tiap hari, itu adalah revolusi damai," ujar Budiman, saat menerima deklarasi dukungan dari Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) di depan rumah Prabowo Subianto, Jakarta Selatan, Jumat (9/2/2024).

Diketahui, program susu dan makan siang gratis Prabowo-Gibran ini akan menggandeng koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

"Pak Prabowo selalu bicara, yang menjadi motor penggerak program makan siang gratis ini adalah koperasi, UMKM dan Bumdes," kata Budiman.

(Tribunnews.com/Rifqah/Rina Ayu/Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved