Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Menkes Budi Gunadi Sebut Angka Kematian Petugas Pemungutan Suara di Pemilu 2024 Turun Dibanding 2019

Angka kematian petugas pemungutan suara Pemilu 2024 mengalami penurunan dibanding Pemilu 2019.

Penulis: Tribun Network | Editor: Mardon Widiyanto
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyakini, angka kematian petugas pemungutan suara Pemilu 2024 turun 74 persen dibanding 2019. 

TRIBUNSOLO.COM - Angka kematian petugas pemungutan suara Pemilu 2024 mengalami penurunan dibanding Pemilu 2019.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyakini, angka kematian petugas pemungutan suara Pemilu 2024 turun 74 persen.

Baca juga: Perolehan Suara Komeng Lebih Tinggi dari Ganjar-Mahfud di Jawa Barat, Begini Reaksi Iwan Fals

Ia menyebut, kondisi ini dikarenakan ada kegiatan skrining kesehatan untuk mendeteksi penyakit.

"Jika dibandingkan Pemilu 2019, angka kematian tersebut telah berkurang. Bahkan, penurunan angka kematian mencapai 74 persen," tutur dia dalam kegiatan konferensi pers di Jakarta, Senin (19/2/2024).

Dari data yang ada, angka kematian tahun ini di kisaran 16 persen dari kematian sebelumnya. 

"Artinya terjadi penurunan yang sangat drastis dari jumlah petugas yang meninggal dari pemilu sebelumnya,” ungkapnya. 

Meski demikian, pemerintah terus mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada penyelenggaraan pemilu mendatang.

Setidaknya, sebanyak 6,8 juta petugas pemilu mengikuti kegiatan skrining kesehatan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 6,4 juta petugas dinyatakan sehat, sementara 400 ribu petugas lainnya tergolong berisiko tinggi. 

“Risiko tingginya paling banyak hipertensi, ini banyak sekali, yang kedua jantung. Dua ini yang paling besar,” tutur Menkes Budi. 

Menkes mengungkapkan kegiatan skrining kesehatan untuk deteksi penyakit telah berhasil menekan angka kematian petugas pemilu 2024. 

Baca juga: Beredar di Media Sosial, Gibran Tepis Kabar Susunan Kabinet yang Bocor

Berdasarkan data dihimpun dari KPU dan Bawaslu selama periode 14-18 Februari 2024, tercatat sebanyak 84 petugas pemilu dikonfirmasi meninggal dunia.

“Dari KPU, angkanya 71 orang untuk tanggal 14-18 Februari, untuk Bawaslu ada tambahan 13 orang kurang lebih tanggalnya sama, jadi total yang meninggal sampai sekarang ada 84 orang,” ujarnya.

Ditambahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pihaknya mendukung adanya pemeriksaan kesehatan kepada semua petugas pemilu 2024.

Ia menjelaskan, Kemendagri telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pemerintah daerah agar menyediakan anggaran untuk melakukan skrining kesehatan bagi semua petugas pemilu yang bertugas. 

“Sebagian besar sudah ter-cover, kurang lebih ada 4,8 persen dari 7,9 juta petugas pemilu yang belum skrining, seluruhnya dibiayai oleh pemda,” kata Mendagri. 

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved