Pemilu 2024

Linmas TPS 15 Guli Boyolali Meninggal, Sempat Keluh Masuk Angin, Hingga Minta Dikeroki Istrinya

Keluhan masuk angin disampaikan Muhammad Sholeh, petugas ketertiban (gastib) TPS 15 Desa Guli, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Istimewa
Sosok Muhammad Sholeh, Gastib TPS 15 Desa Guli, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali saat bertugas dalam Pemilu 2024. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Keluhan masuk angin disampaikan Muhammad Sholeh, petugas ketertiban (gastib) TPS 15 Desa Guli, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.

Itu disampaikan Sholeh kepada istrinya setelah pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 lalu. 

Namun, Sholeh tidak mau diperiksakan ke rumah sakit atau dokter. 

Seperti yang disampaikan Kades Guli, Eko Fahrudin.

"Ngeluhkan kondisi tubuhnya itu yang kurang enak itu setelah selesai penghitungan suara kemarin," kata dia, kepada TribunSolo.com, Rabu (21/2/2024).

"Tapi tidak mau dibawa ke rumah sakit," tambahnya.

Baca juga: Alasan Dibalik Kenaikan Harga Komoditas Pangan di Boyolali, Disdagperin Sebut Banyak Orang Hajatan

Baca juga: Kerokan Terakhir Istri buat Sholeh, Linmas TPS 15 Guli Boyolali yang Meninggal Dunia

Kemudian, lanjutnya tadi malam, almarhum kembali mengeluhkan tubuhnya yang merasakan sakit.

Meski begitu, dia tak mau dibawa ke rumah sakit.

Sekira pukul 21.00 WIB, dia hanya minta istrinya mengeroki tubuhnya.

"Setelah selesai, dia tidur," ucap Eko.

"Namun sekira 23.30 WIB, almarhum sudah tidak bisa dibangunkan lagi," tambahnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved