Pemilu 2024
Pengamat Ungkap Alasan Ganjar Bisa Kalah di Jawa Tengah, Meski 10 Tahun Gubernur, Ada Faktor Jokowi
Menurut Jamiludin Ritonga, kekalahan Ganjar Pranowo ini ada hubungannya dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga memberikan analisisnya kenapa Ganjar Pranowo bisa kalah telak di Jawa Tengah yang dikenal sebagai Kandang Banteng.
Menurut Jamiludin Ritonga, kekalahan Ganjar Pranowo ini ada hubungannya dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Jamiluddin lantas merujuk perolehan suara Ganjar-Mahfud oleh Prabowo-Gibran di wilayah bekas Ganjar memimpin sebagai Gubernur itu.
Baca juga: Prabowo yang Bakal Tentukan Apakah Erina Istri Kaesang Maju Pilbup Sleman 2024 atau Tidak
Diketahui, Ganjar memperoleh 7.782.335 suara dan kalah telak dari Prabowo Subianto yang mendapatkan 12.096.454 suara berdasarkan hasil rekapitulasi KPU RI.
Jamiluddin menyebut pengaruh Jokowi di kontestasi Pilpres saat ini masih sangat kuat.
Jokowi menurutnya lebih diterima warga Jawa Tengah ketimbang Ganjar atau bahkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Namun Ganjar dan Megawati (PDIP) tampaknya kalah dengan sosok Jokowi di Jawa Tengah. Jokowi terlihat lebih diterima warga Jawa Tengah daripada Ganjar dan Megawati," kata Jamiluddin saat dimintai tanggapannya, Selasa (12/3/2024).
Hal ini tak lepas Jokowi yang kerap berkunjung ke Jawa Tengah sebagai presiden.
Baca juga: Dua Menantu Presiden Jokowi Masuk Radar Gerindra : Bobby di Pilgub Sumut, Erina di Pilbup Sleman
Jamiluddin menyebut warga menerima kunjungan Presiden Jokowi dengan suka cita dan hal itu membekas hingga saat Pilpres 2024.
"Ketika warga Jawa Tengah mengetahui Jokowi mendukung Prabowo-Gibran, maka sontak mereka mengalihkan dukungan dari Ganjar-Mahfud ke pasangan pilihan Jokowi. Disini magnit Jokowi lebih kuat daripada Ganjar dan Megawati," kata dia.
"Jadi, Ganjar dan PDIP kalah hebat dengan Jokowi. Hal ini menyebabkan Ganjar dan Megawati tak mampu menjaga basis suaranya di Jawa Tengah," kata dia.
Melansir Tribunnews.com, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Handi Tri Ujiono dalam rapat rekapitulasi nasional di KPU RI, Jakarta, Senin (11/3/2024) menyampaikan hasil Pilpres 2024.
Baca juga: Kisah Lastri dan Lendri Bocah yang Dibully karena Cari Rongsokan Ketuk Hati Prabowo, Dihadiahi Rumah
Passangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD hanya memperoleh 7.827.335 suara.
Handi mengatakan dalam proses rekapitulasi berjenjang di provinsi, saksi dari pasangan calon 01 dan 03 sempat menyatakan keberatan.
Para saksi tersebut tidak mau menandatangani formulir d hasil Pilpres.
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.