Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Cara Cerdas Antisipasi Kelelahan pada Bayi saat Mudik Lebaran, Lakukan Hal Ini!

Perjalanan mudik bisa menjadi hal yang menakutkan, terutama bagi orang tua yang memiliki anak balita atau bayi.

Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
(Shutterstock)
Ilustrasi bayi 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM - Mudik adalah ritual tahunan yang dilakukan warga Indonesia jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran untuk pulang ke kampung halaman.

Perjalanan mudik bisa menjadi hal yang menakutkan, terutama bagi orang tua yang memiliki anak balita atau bayi.

Perjalanan yang memakan waktu lama dapat membuat bayi merasa kelelahan.

Lantas, bagaimana cara mengantisipasinya?

"Ini penting banget, pada orang tua yang membawa bayi. Yang penting mencegah jangan sampai bayi itu kelelahan," ucap dokter spesialis anak RS JIH Solo, dr. Ony Sapto Sp. A kepada Tribunsolo.com, Kamis (7/3/2024).

Menurutnya bayi itu sangat rawan jika kekurangan asupan kalori dan cairan.

Baca juga: Tips Anak Bebas Rewel Saat Perjalanan Mudik, Pastikan Barang-barang Ini Tak Ketinggalan

Baca juga: 7 Tips Merawat Kulit Tetap Glowing Jelang Lebaran ala Dokter RS JIH Solo

"Pastikan orang tua misal masih menyusui ASI-nya bagus, kondisi ibunya sehat dan ASI-nya cukup," ujarnya.

"Kalau sudah besar pastikan tersedia susu dan makanan-makanan kesukaannya," tambahnya.

Lebih lanjut, Ony Sapto mengimbau orang tua agar saat perjalanan mudik menggunakan kendaraan pribadi suhu mobil diperhatikan.

"Jangan sampai kendaraannya terlalu dingin atau panas, bisa bikin rewel dan bisa menimbulkan kelelahan pada bayi."

Kalau sudah terlanjur bayi mengalami rewel dan kelelahan, apa yang harus dilakukan?

"Pastikan bahwa bayi mau masuk asupan cairan dan kalori, terutama gula jangan sampai kurang. Karena itu sangat berbahaya untuk bayi," kata Ony Sapto.

Ia meminta bagi ibu menyusui sebaiknya tidak puasa dulu jika tidak yakin bisa memenuhi kebutuhan ASI untuk bayi dengan cukup.

"Pertimbangkan misal ibu masih menyusui mungkin kalau perjalanan mudiknya agak panjang, mungkin tidak puasa dulu," jelasnya.

(*/adv)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved