Waspada, Ini Kelompok yang Rentan Tertular Cacar Monyet Hingga Sebabkan Kematian
Meski virus cacar monyet tak membahayakan semua orang, tetapi bisa membahayakan kelompok-kelompok tertentu yang lebih rentan.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seiring dengan hangatnya perbincangan soal cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) di berbagai platform media sosial.
Masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap virus ini.
Meski virus cacar monyet tak membahayakan semua orang, tetapi bisa membahayakan kelompok-kelompok tertentu yang lebih rentan.
Monkeypox (Mpox) atau yang lebih dikenal dengan cacar monyet ini tidak memiliki risiko yang sama bagi orang yang tertular virus tersebut.
Dalam perbincangannya Tribunsolo.com, dengan Dokter spesialis Dermatologi Venereologi Estetika, Subspesialis Dermatologi Alergi Imunologi, Rumah Sakit JIH Kota Surakarta, Triasari Oktavriana M.Sc., Sp. DVE., Subsp. DAI.
Dokter Sari sapaan akrabnya menjelaskan rata-rata manusia yang terpapar cacar monyet ini, mereka yang mempunyai penyimpangan seksual, terkhusus bagi Lelaki Suka Lelaki (LSL) atau disebut Homo.
"Dari kasus ini jumlah laki-lakinya lebih banyak terpapar dibanding perempuan, di Indonesia sendiri ada 88 kasus dan 88 kasus Mpox sembuh, jadi memang tidak berbahaya," katanya, Jumat (30/8/2024).
Baca juga: Waspada Cacar Monyet, ini Langkah Tepat Mencegah Penularannya
Selain itu, ada juga manusia yang mempunyai kerentanan terpapar cacar monyet tersebut.
"Ibu yang sedang hamil, anak-anak ataupun gangguan sistem imun, misalnya penderita HIV/AIDS. Orang-orang tersebut rentan terpapar cacar monyet dan bisa mengakibatkan kematian," ujarnya.
Ia menjelaskan awal mula penularan virus ini dari monyet ke manusia, perkembangan waktu penularan melalui manusia ke manusia dengan kontak secara erat (hubungan intim)
"Monkeypox atau cacar monyet bukanlah penyakit homoseksual melainkan penularan melalui orang yang melakukan kontak dekat dengan orang yang telah terinfeksi cacar monyet," katanya.
Salah satu contoh kontak dekat tersebut adalah hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi atau di tempat tidur yang terkontaminasi virus.
Baca juga: Ini Gejala Cacar Monyet yang Perlu Diwaspadai, Ada Bintik-Bintik di Telapak Tangan
Dengan begitu, cacar monyet bukanlah penyakit yang terbatas pada kalangan laki-laki yang berhubungan dengan laki-laki (LSL) saja, melainkan semua orang yang telah melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.
gejala-gejala awal terpaparnya cacar monyet ini, Dokter sari menuturkan diawali dengan demam tinggi lebih dari 38 Celsius.
| Daftar 10 Rumah Sakit di Solo Lengkap dengan Fasilitasnya, Bisa Jadi Referensi Sebelum Berobat |
|
|---|
| Benarkah Makan 3 Butir Kue Nastar Setara dengan Seporsi Nasi? Simak Penjelasan Ahli Gizi RS JIH Solo |
|
|---|
| Gorengan Jadi Makanan Buka Favorit Warga Solo Raya Saat Momen Ramadan, Adakah Dampaknya Bagi Kulit? |
|
|---|
| RS JIH Solo Gelar CSR Ramadan 1447 H, Santuni 50 Anak Yatim |
|
|---|
| Sariawan Saat Sedang Puasa? Ikuti Tips Mengatasinya dari Dokter RS JIH Solo Agar Sahur Lebih Afdol! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Cacar-Monyet-dan-Dokter-Sari-JIH-Solo-2024-1.jpg)