Info Mudik Solo Raya

Info Jalan Alternatif Sragen, Lewat Ring Road, Bisa Hindari Macet Dalam Kota pas Jam Buka Puasa

Situasi jalan dalam kota Sragen akan lebih padat pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Septiana Ayu
Kondisi arus lalu lintas di simpang 4 Pos Lantas Kota Sragen jelang arus mudik lebaran 2024. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, R Suparwoto menyebut situasi jalan dalam kota Sragen akan lebih padat pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. 

Oleh karena itu, bagi pemudik yang ingin menghindari kemacetan, bisa melewati jalan alternatif yang lain. 

Salah satunya dengan lewat jalan ring road, baik itu Jalan ring road utara maupun jalan ring road selatan.

"Yang arah masuk kota dari barat sudah kami pasang beberapa rambu pendahulu petunjuk jurusan, di simpang Pungkruk, bisa ke kiri lewat ring road utara dan di simpang Taman Tiara Sachari bisa ke kiri via Jalan dr. Sutomo lanjut ring road utara atau Jalan Mayor Suharto," kata Suparwoto kepada TribunSolo.com, Senin (8/4/2024).

"Kalau yang dari timur, juga sudah dipasang rambu pendahulu petunjuk jurusan, bisa ke kiri via Ring Road Selatan," sambungnya. 

Baca juga: Kondisi Jalan Raya Sukowati Sragen Padat Lur! Ada Puluhan Ribu Kendaraan yang Melintas 

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Sragen Senin 8 April 2024, Cek Juga Waktu Salat dan Berbuka

Semenjak dimulainya arus mudik lebaran 2024, jumlah volume kendaraan yang melintas di dalam Kota Sragen terus mengalami peningkatan.

Pada 4 April 2024, jumlah kendaraan yang melintas di dalam kota dari arah barat sebanyak 29.574 kendaraan. 

Jumlah tersebut kemudian meningkat pada 5 April 2024, menjadi sebanyak 35.193 kendaraan dan pada 6 April kembali terjadi lonjakan dan tercatat sebanyak 48.287 kendaraan. 

Kendaraan yang melintas dari arah timur juga terus mengalami peningkatan volume, dimana pada 4 April tercatat ada 28.677 kendaraan yang melintas. 

Selanjutnya, pada 5 April, jumlah kendaraan sebanyak 32.978 unit dan pada 6 April sebanyak 40.068.

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Mustakim menyebut belum diberlakukan rekayasa arus lalu lintas di dalam Kota Sragen.

"Belum ada rekayasa arus lalu lintas," singkatnya.

(*) 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved