Temuan Mayat di Polokarto
Serlina Sempat Terima THR, Sebelum Ditemukan Tewas di Parit Polokarto, Motor & Dompet Korban Raib
Sepeda motor dan dompet milik Serlina (22) raib saat jenazahnya ditemukan di parit, Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sepeda motor dan dompet milik Serlina (22) raib saat jenazahnya ditemukan di parit, Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo pada 14 April 2024.
Itu diungkapkan paman korban, Purnomo (34).
Handphone milik korban tidak ditemukan di lokasi penemuan jenazah.
"Kami tidak menemukan motor, hp dan dompet milik keponakan saya," kata dia, Selasa (16/4/2024).
Paman korban, Purnomo (34) mengatakan saat korban ditemukan, menggunakan pakaian saat korban pergi pamit bekerja, pada 9 April 2024.
Baca juga: Gelagat Tak Biasa Serlina, Malam Itu Tak Tidur di Rumah Teman usai Lembur, Pamit Ambil Snack
"Saat keberadaan keponakan saya ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa," ucapnya.
Korban sempat bekerja lembur hingga pukul 23.30 WIB pada 9 April 2024.
Itu disampaikan rekan kerja korban, Murni Anggie Gayatrie.
"Terakhir itu saya ketemu pas malam takbiran, pulangnya setengah dua belas malam," kata perempuan yang akrab disapa Mumun, Rabu (17/4/2024).
"Memang H-7 hari sebelum lebaran toko ada lemburan, awal-awal lembut itu pulangnya masih setengah sembilan malam bertahap hingga setengah dua belas malam," tambahnya.
Setelah bekerja lembur, korban berpamitan ke rekan kerjanya mengambil snack untuk acara lebaran.
"Sempat bilang ke saya mau mampir ambil snack, itu malam hari sebelum pulang ke rumahnya untuk acara lebaran," ujar Mumun sapaan akrabnya, Rabu (17/4/2024).
Baca juga: Di Mata Rekan Kerja Sukoharjo, Serlina Sosok Yang Pendiam, Tidak Ikut Perguruan Bela Diri
Namun ia tidak mengetahui pasti dengan siapa korban mengambil snack di jam tengah malam.
"Saya tidak terlalu tahu sama siapa, yang saya tahu Serlina naik sepeda sendiri, soalnya saat itu saya masih di dalam toko," paparnya.
Mumun mengatakan biasanya apabila korban pulang kerja terlalu malam, ia sering tidur di rumah rekan kerjanya.
Namun, saat itu, korban memilih pamit mengambil snack.
Korban juga telah menerima tunjangan hari raya (THR) yang dibagikan saat momen malam takbiran.
"Kalau THR diberikan pas malam takbiran," ucap dia.
"Tapi gaji kerja itu tanggal 7 April mendekati lebaran," tandasnya.
(*)
Sidang Pembunuhan Serlina di Sukoharjo, 3 Terdakwa Dituding Kerap Beri Keterangan Berbeda dari BAP |
![]() |
---|
Nasib 3 Terdakwa Pembunuhan Serlina di Sukoharjo Diputus Besok, Dipenjara atau Vonis Hukuman Mati? |
![]() |
---|
Kasus Pembunuhan Serlina di Sukoharjo, 3 Terdakwa Terancam Hukuman Mati, JPU Pastikan Keadilan |
![]() |
---|
3 Terdakwa Kasus Pembunuhan Serlina Dikabarkan Terancam Hukuman Mati, Kapan Tuntutan Dibacakan? |
![]() |
---|
Sidang di PN Sukoharjo Jateng, 3 Terdakwa Pembunuh Serlina Disangkakan Pasal Pembunuhan Berencana |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.