Mobil Tabrak Lapak PKL Pasar Klewer

Setelah Tabrak Lapak PKL di Pasar Klewer Solo, Pengemudi Isuzu Panther Ditemukan Tewas

Pengemudi isuzu panther ditemukan meninggal setelah menabrak lapak PKLPasar Klewer Solo. Kini kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.

TribunSolo.com/Andreas Chris
Seorang pria pengemudi mobil jenis Isuzu Panther mengalami insiden kecelakaan di sekitar kawasan Pasar Klewer Solo, Kamis (18/4/2024) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengemudi mobil Isuzu Panther ditemukan tewas setelah menabrak lapak PKL di Pasar Klewer Solo pada Kamis (18/4/2024).

Ini dikatakan Kasatlantas Polresta Solo Kompol Agung Yudiawan melalui Kanit Gakkum Satlantas Polresta Surakarta, AKP Endang. 

Pengemudi itu berinisial JHS (74) warga asal Sukoharjo.

Penyakitnya diduga kambuh saat kejadian itu.

Endang nambahkan bahwa pengendara diduga meninggal sebelum mobil yang ia kemudikan banting setir ke kanan dan menabrak pedagang buah.

"Sehingga membuat dia hilang konsentrasi dan menyebabkan kencelakaan. Korban sendiri meninggal di lokasi karena penyakitnya, bukan kecelakaan," ungkap Endang.

Namun demikian, Endang menegaskan bahwa terkait penyebab kematian masih dalam pendalaman dokter forensik.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi Ungkap Serlina Tewas Dibunuh, Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Korban

Selain itu Endang menegaskan bahwa terkait kasus tengah ditangani polsek setempat.

"Untuk kasus ini sendiri ditangani Polsek Pasar Kliwon karena kita menilai bukan murni  kecelakaan ya," lanjut Endang.

Sementara itu, Kapolsek Pasar Kliwon AKP Sugiyanto membenarkan hal tersebut.

"Untuk jenasah sendiri tadi langsung dibawa ke RSUD Moewardi. Anak korban juga sudah datang ke Polsek untuk mengurus syarat pengambilan jenasah di rumah sakit," tutur Kapolsek.

"Untuk korban sendiri diketahui warga Kabupaten Sukoharjo. Kemudian dari keterangan anak korban, memang ayahnya ini memilki riwayat penyakit jantung.  Kemungkinan karena itu penyebabnya. Anak korban juga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved