Pemilu 2024
Koalisi Prabowo-Gibran, Kebatinan PDIP Lebih Besar Jadi Oposisi, NasDem & PKB Tak Punya DNA Oposisi
NasDem dan PKB telah menentukan sikap mereka pasca Pemilu 2024. PDIP berpeluang besar menjadi oposisi kubu Prabowo-Gibran.
Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM - NasDem dan PKB telah menentukan sikap mereka pasca Pemilu 2024.
Dua partai yang awalnya tergabung dalam Koalisi Perubahan pengusung Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar itu memutuskan untuk bergabung dengan koalisi Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
Keputusan bergabung ke koalisi tersebut diumumkan setelah KPU menetapkan Prabowo dan Gibran menjadi menjadi presiden dan wakil presiden terpilih.
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai NasDem dan PKB tidak memiliki DNA oposisi.
"Nasdem, PKB ini tidak punya DNA oposisi. Jadi yang memungkinkan, lebih aman, nyaman, lebih enak, ya masuk ke pemerintahan Prabow-Gibran," kata Ujang Komarudin, Jumat (26/4/2024) dikutip dari Tribunnews.com.
Baca juga: Surya Paloh Gabung Prabowo-Gibran dan Enggan jadi Oposisi, PKS: Senior Paling Cantik Bermain Politik
Merapatnya NasDem dan PKB, menurut Ujang, Prabowo - Gibran hendak membangun koalisi gemuk.
Kubu Prabowo - Gibran saat ini sudah memiliki 6 partai politik parlemen, yakni Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, Nasdem, dan PKB.
Bukan tidak mungkin, PPP meski saat ini statusnya telah tidak lolos parlemen, bukan tidak mungkin bergabung ke kubu tersebut.
Meski sebelumnya, PPP bersama PDIP mengusung Ganjar Pranowo - Mahfud MD di Pilpres 2024.
Sinya-sinyal PPP merapat ke kubu Prabowo-Gibran telah dimunculkan sejumlah elite partai.
Hanya ada dua partai yang hingga saat ini masih belum menetapkan posisinya, PDIP dan PKS.
Ujang melihat kedua partai itu kemungkinan besar bakal berdiri di luar pemerintahan atau menjadi oposisi.
Baca juga: PKS Berubah Pikiran? Kini Terbuka Usung Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta, tapi Ada Syaratnya
Hal ini mengingat PDIP sebagai partai pengusung paslon 03 harus menelan pil pahit kekalahan dalam Pilpres 2024.
"PDIP saya melihatnya masih fifty-fifty masuk pemerintahan Prabowo - Gibran, bisa juga jadi oposisi. Tapi kebatinan PDIP menjadi oposisi lebih besar, lebih kuat dibandingkan gabung pemerintahan Prabowo Gibran," tuturnya.
Saat ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum sebagai calon presiden terpilih pada Rabu (24/4/2024), Prabowo mengajak semua pihak untuk kembali rukun dan bersatu karena kontestasi Pilpres 2024 telah berakhir.
Prabowo-Gibran
Prabowo Subianto
Gibran Rakabuming Raka
PDIP
Koalisi Prabowo-Gibran
PDIP Oposisi Prabowo-Gibran
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.