Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pilkada 2024

Kata Gerindra Boyolali Soal Merapatnya PKS ke PDIP: Upaya Gembosi Koalisi Boyolali Tersenyum

Rencana Koalisi Boyolali Tersenyum untuk melawan PDIP mendapat cobaan sebelum dibentuk. Salah satu partai yang digandeng yakni PKS merapta ke PDIP.

|
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Ilustrasi Penghitungan Pilkada. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Bergabungnya PKS ke PDIP membuat peta politik di Pilkada Boyolali berubah.

Semula, empat partai selain PDIP yang punya kursi DPRD bakal berkoalisi.

Nama koalisinya, Boyolali Tersenyum.

Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB dan PKS semula sudah cukup intensif.

Keempat partai dengan total 14 kursi itu juga telah mewacanakan kompak mengusung  pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Boyolali, November nanti.

Namun, kini PKS telah merapat ke PDIP.

Lantas bagaimana nasib koalisi yang mengusung perubahan Boyolali?

Sekertaris DPC Partai Gerindra Boyolali, Rohmad Junaidi memastikan koalisi Boyolali Tersenyum tetap akan dijalankan.

Baginya, dengan merapatnya PKS ke PDIP tak menutup kran untuk mengusung pasangan untuk bertarung di Pilkada Boyolali.

Masih punya kekuatan 10 kursi, pas 20 persen.

Partai Gerindra dan PKB dengan perolehan 3 kursi, serta Partai Golkar 4 kursi.

"Sekali layar terkembang pantang surut kembali," kata Rohmad.

Baca juga: Nama Mangkunagara X Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo, Keluarga Keraton Beri Tanggapan

Apalagi, lanjutnya dorongan masyarakat bawah terhadap perubahan Boyolali cukup besar.

"Dan kami konsisten memperjuangkan (perubahan Boyolali) itu," kata Rohmad.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved