Berita Sragen

Ratusan Orang Geruduk Kantor KPU Sragen, Protes Caleg yang Didukung Batal Dilantik 

KPU Sragen menjadi riuh hari ini, sebab ratusan massa mendatangi kantor tersebut. Mereka protes caleg yang mereka dukung tidak dilantik.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Seratusan massa pendukung Waluyo, salah satu caleg PDIP Sragen yang gagal dilantik berkumpul di depan KPU Sragen, Senin (20/5/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Seratusan warga Sragen mendatangi kantor KPU Sragen, Senin (20/5/2024) pagi.

Mereka datang dengan konvoi sepeda motor mengenakan pakaian serba hitam.

Setibanya di depan Kantor KPU, warga Sragen tidak dapat langsung masuk, karena di depan sudah dijaga petugas pengamanan dari KPU dan dari pihak kepolisian. 

Massa pun tertahan di depan kantor KPU Sragen, dan selanjutnya beberapa dari mereka menyampaikan aspirasi mereka.

Sembari membentangkan selembar kertas, massa yang diketahui merupakan warga Sragen pendukung salah satu Caleg PDIP, yakni Waluyo itu menyuarakan menolak perubahan penetapan KPU di Dapil 4 Sragen

Kehadiran mereka membuat suasana kantor KPU Sragen menjadi gaduh dan riuh.

Baca juga: Sepeda Tenaga Surya Buatan Warga Sragen, Belum Berani Produksi Massal, Segini Biaya Perakitannya

Seperti yang diketahui, Waluyo yang meraih suara terbanyak di Dapil 4 dari PDIP Sragen, gagal dilantik menjadi anggota DPRD Sragen periode 2024-2029.

Hal itu dikarenakan, PDIP Sragen selaku peserta Pemilu 2024, sebelumnya telah mengajukan surat pengunduran Waluyo karena aturan internal partai kepada KPU Sragen.

Setelah diklarifikasi, akhirnya KPU merevisi Surat Keputusan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Sragen pada Pemilu 2024.

Perubahan keputusan KPU itulah yang memancing seratusan pendukung Waluyo mendatangi KPU. 

Lalu, dari pihak KPU Sragen mengundang perwakilan massa untuk duduk bersama, menyampaikan aspirasi. 

Ketika perwakilan massa selesai bertemu komisioner KPU, sebagian massa sempat memukul-mukul pagar KPU hingga membuat suasana sempat hampir memanas.

Namun, situasi dapat dikendalikan, dan massa membubarkan diri dengan tertib. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved