Berita Nasional

Dibilang Menyibukkan Diri, Begini Respons Jokowi Tak Diundang PDIP di Acara Rakernas

Jokowi justru meminta awak media untuk menanyakan hal tersebut kepada penyelenggara acara rakernas PDIP.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Istimewa
Ketua DPR RI Puan Maharani berjabat tangan dengan Presiden Jokowi ketika menghadiri pembukaan World Water Forum (WWF) atau Forum Air Dunia ke-10. 

TRIBUNSOLO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapannya soal dia tak diundang PDIP dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-V di Beach City International Stadium Ancol pada 24-26 Mei 2024.

Soal hal itu, Jokowi memilih enggan berkomentar.

Dia hanya meminta awak media untuk menanyakan hal tersebut kepada penyelenggara acara.

Baca juga: Respons Presiden Jokowi Soal Menantunya Bobby Nasution Jadi Kader Gerindra: Orang Tua Mendoakan

“Ditanyakan ke yang mengundang, jangan ke saya,” kata Jokowi usai meninjau lokasi bencana banjir di Posko Lapangan Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (21/5/2024).

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, sebelumnya juga telah merespons PDIP yang tidak mengundang Jokowi dalam rakernasnya.

Menurut Ari, Jokowi menghargai keputusan PDIP.

"Diundang atau tidak, Presiden selalu menghormati dan ucapkan terima kasih," kata Ari kepada wartawan, Jumat (17/5/2024).

Baca juga: Pengamat Prediksi Jokowi Tak Susul Bobby Gabung Gerindra, Lebih Condong ke Golkar karena Alasan Ini

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat membenarkan bahwa pihaknya tidak mengundang Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam pembukaan rakernas nanti.

PDIP beralasan agenda Jokowi dan Ma’ruf Amin padat, sehingga pihaknya tidak mengundang keduanya di acara internal PDIP.

"Yang jelas, Presiden dan Wakil Presiden tidak diundang. Kenapa? Karena beliau sudah sangat sibuk dan menyibukkan diri," ujar Djarot, Kamis (16/5/2024).

Dia menjelaskan, dalam rakernas ini PDIP akan membahas tiga hal.

Pertama, sikap dan posisi PDIP dalam pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Kedua, mengenai program-program kerakyatan. Kemudian yang ketiga, strategi pemenangan Pilkada Serentak 2024.

"Tentang bagaimana ketegasan dari sikap PDI Perjuangan sebaiknya ditunggu saja. Kejutan-kejutan apa saja yang nanti akan muncul di rakernas, tunggu saja," ujar Djarot. 

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved