Kebakaran Pabrik PT Hansoll di Boyolali
Korsleting Listrik Dekat Blower Diduga Penyebab Kebakaran Pabrik di Boyolali Jateng
Kebakaran pabrik textile di Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali berhasil dipadamkan.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kebakaran pabrik textile di Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali berhasil dipadamkan.
Semula kebakaran di Pabrik PT Hansoll ini terjadi sekira pukul 13.30 WIB.
Api dijinakkan sekira pukul 16.30 WIB.
Setelah tak ada api yang menyala, petugas kemudian melakukan proses pendinginan.
Petugas Damkar dari berbagai daerah melakukan penyemprotan.
“Namun, tim Damkar masih terus menyemprotkan air guna pendinginan sekaligus memastikan api benar- benar padam,” ujar Kasi Damkar Boyolali, Muh Supriyatin.
Baca juga: 10 Karyawan Perempuan Dilarikan ke RS, Pingsan Hirup Asap Kebakaran Pabrik di Boyolali Jateng
Dia menyebut, pemadaman ini melibatkan 10 unit mobil Damkar.
5 Unit damkar dari Boyolali,
"Kemudian ada juga bantuan dari Solo, Karanganyar, Klaten, Pertamina dan Eco Smart masing- masing satu Damkar," ujarnya.
Terkait asal api, dia menduga api berasal dari korsleting listrik dekat blower.
Lalu dengan cepat menyebar lewat blower tersebut dan kemudian membakar gedung bagian paking.
Api pun langsung membesar karena gedung tersebut penuh berisi bahan- bahan yang mudah terbakar.
“Ini kan gedung bagian pengepakan, sehingga banyak kardus dan barang garmen yang sangat mudah terbakar," ujarnya.
(*)
3 Karyawan Diperiksa Buntut Kebakaran Pabrik di Boyolali Jateng, Cari Tahu Penyebab Api Muncul |
![]() |
---|
Sehari Pasca Kebakaran Pabrik PT Hansoll di Boyolali Jateng, Ribuan Buruh Masuk Kerja Seperti Biasa |
![]() |
---|
5 Fakta Kebakaran Pabrik Hansoll di Boyolali Jateng: 13 Karyawan Dilarikan ke RS hingga Penyebabnya |
![]() |
---|
10 Karyawan Perempuan Dilarikan ke RS, Pingsan Hirup Asap Kebakaran Pabrik di Boyolali Jateng |
![]() |
---|
POTRET Kebakaran Pabrik di Boyolali Jateng, Karyawan Pria Gotong Royong Selamatkan Hasil Produksi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.