Berita Solo

Jangan Kecele, Ini 10 Jalan Searah di Solo Jateng yang Perlu Diingat

Sejumlah jalan di Kota Solo diberlakukan satu arah. Berikut ini daftarnya.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com
Ikon Kota Solo patung Slamet Riyadi yang berada di kawasan Gladag, Jalan Slamet Riyadi. 

TRIBUNSOLO.COM - Sejumlah jalan di Kota Solo diberlakukan satu arah. 

Kamu yang sedang berkendara di jalanan Solo, apalagi yang baru pertama kali ke Solo jangan sampai kecele atau bahkan berujung apes hingga ditilang polisi. 

Berikut ini jalan searah yang ada di Solo

1. Jalan Slamet Riyadi

Ikon Kota Solo patung Slamet Riyadi yang berada di kawasan Gladag, Jalan Slamet Riyadi.
Ikon Kota Solo patung Slamet Riyadi yang berada di kawasan Gladag, Jalan Slamet Riyadi. (TribunSolo.com)

Jalan Slamet Riyadi ini diberlakukan satu arah di beberapa titik.

Pemberlakuan satu arah di Jalan Slamet Riyadi ini mulai simpang empat Gendengan hingga Patung Slamet Riyadi. 

Namun, bila kamu sedang berkendara di sini juga tetap hati-hati,ya.

Itu karena ada jalur khusus BST yang mana moda trasportasi itu melaju melawan arus di Jalan Slamet Riyadi.

Jalur khusus ini ada di sisi selatan jalan dekat dengan rel kereta api.

Oh, ya, di jam-jam tertentu juga akan ada kereta relasi Solo-Wonogiri yang akan melintas.

Jalan Slamet Riyadi ini akan menjadi dua arah mulai pukul 22.00 sampai 05.00 WIB.

2. Jalan Dr Radjiman

Pintu utama Pasar Klewer yang digembok dan diberi tulisan penutupan akibat PPKM Darurat pada Minggu (4/7/2021).
Pintu utama Pasar Klewer yang digembok dan diberi tulisan penutupan akibat PPKM Darurat pada Minggu (4/7/2021). (TribunSolo.com)

Jalan Dr Radjiman ini diberlakukan satu arah. 

Pemberlakuan satu arah ini mulai dari kawasan Pasar Klewer hingga simpang empat baron. 

Kendaraan yang melintasi Jalan Dr Radjiman ini akan diarahkan melaku ke arah barat.

Kamu yang melintasi di jalur ini juga tetap hati-hati karena akan melewati sejumlah spot yang rawan kemacetan.

Diantaranya kawasan pertokoan Coyudan.

3. Jalan Pakoe Boewono

KOLASE FOTO : Tanda verboden (Kiri), jalan Pakoe Boewono yang menjadi lokasi terjadinya dugaan tabrak lari antara mobil pajero sport vs sepeda motor (kanan).
KOLASE FOTO : Tanda verboden (Kiri), jalan Pakoe Boewono yang menjadi lokasi terjadinya dugaan tabrak lari antara mobil pajero sport vs sepeda motor (kanan). (TribunSolo.com / Anang Ma'ruf)

Jalan Pakoe Boewono ini berada di dekat Patung Slamet Riyadi, tepatnya di kawasan Gladag Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo). 

Jalan ini bisa diakses dengan melaju di Jalan Slamet Riyadi hingga ke kawasan patung tersebut.

Setelahnya belok ke kanan.

Arus lalu lintas di Jalan Pakoe Boewono ini diarahkan melaju ke arah selatan atau ke Alun-alun Utara Keraton Solo.

4. Jalan Ronggowarsito

Jalan Ronggowarsito Solo
Jalan Ronggowarsito Solo (TribunSolo.com / Google Street View)

Jalan ini berada di utara kantor Bank Indonesia Solo.

Jadi bila kamu melaju di Jalan Jenderal Sudirman dan sampai ke simpang empat BI, kamu ambil ke kiri.

Di situ yang dinamakan Jalan Ronggowarsito.

Jalan ini biasa dilalui untuk menuju ke Pura Mangkunegaran, Ngarsopuro, atau RS PKU Muhammadiyah Solo.

Jalan tersebut diberlakukan satu arah dari utara kantor BI Solo hingga ke simpang empat tiga serangkai.

Arus lalu lintas diarahkan ke arah barat.

5. Jalan Supit Urang

Supit Urang di kawasan Keraton Solo. Direncanakan tak bis alagi dilintasi kendaraan bermotor setelah revitalisasi Keraton Solo selesai.
Supit Urang di kawasan Keraton Solo. Direncanakan tak bis alagi dilintasi kendaraan bermotor setelah revitalisasi Keraton Solo selesai. (TribunSolo.com/Daryono)

Jalan Supit Urang ini berada di kawasan Keraton Solo.

Jalan ini mengitari Alun-alun Utara Keraton Solo

Arus lalu lintas ini diarahkan searah jarum jam.

Ini biasa dilalui untuk masuk ke Keraton Solo.

6. Jalan Kapten Mulyadi 

Jalan Kapten Mulyadi Solo
Jalan Kapten Mulyadi Solo (TribunSolo.com / Google Street View)

 Jalan Kapten Mulyadi ini berada di dekat kawasan Pasar Gede Solo.

Ruas di jalan ini yang diberlakukan satu arah hanya di beberap spot saja.

Pemberlakuan satu arah ini mulai simpang tiga Balong hingga simpang empat Ketandan.

Arus lalu lintas ini diarah kan ke arah selatan.

Namun, bagi kendaraan sepeda motor masih bisa melewati jalan ini bila ingin menuju ke arah sebaliknya.

7. Jalan RE Martadinata

Penampilan kesenian barongsai oleh kelompok Macan Putih di depan Klenteng Tien Kok Sie, Sabtu (24/2/2024).
Penampilan kesenian barongsai oleh kelompok Macan Putih di depan Klenteng Tien Kok Sie, Sabtu (24/2/2024). (Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin)

Jalan RE Martadinata juga berada di kawasan Pasar Gede Solo, tepatnya di selatannya.

Jalan ini diberlakukan satu arah mulai Klenteng Tien Kok Sie sampai ke simpang empat Ketandan. 

Ruas ini biasa dipakai bagi pengendara yang ingin parkir di kawasan selatan Pasar Gede Solo atau ke Klenteng.

8. Jalan Hasanudin

Jalan Hasanudin
Jalan Hasanudin (TribunSolo.com / Google Street View)

Jalan Hasanudin ini berada dekat Stasiun Solo Balapan. 

Ini biasa dipakai bagi mereka yang ingin menuju Stasiun Solo Balapan, Pura Mangkunegaran, Pasar Legi, atau Masjida Raya Sheikh Zayed.

Jalan ini diberlakukan satu arah dari simpang empat Pasar Nongko hingga simpang tiga Punggawan.

Arus lalu lintas satu arah ini menuju ke arah Timur atau menuju ke arah Stasiun Solo Balapan. 

9. Jalan Ronggowarsito - Kartini - RM Said - Teuku Umar

Pura Mangkunegaran yang diterangi dengan energi terbarukan.
Pura Mangkunegaran yang diterangi dengan energi terbarukan. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Jalan Ronggowarsito - Kartini - RM Said - Teuku Umar mengeliling Pura Mangkunegaran Solo

Jalan ini diberlakukan satu arah searah jarum jam. 

Jalan-jalan tersebut bisa digunakan untuk mengakses ke Pura Mangkunegaran, Stasiun Solo Balapan, dan Pasar Legi. 

10. Jalan Profesor DR Soeharso

Jalan Profesor DR Soeharso
Jalan Profesor DR Soeharso (TribunSolo.com / Google Street View)

Jalan Profesor DR Soeharso ini dekat dengan Hotel Alila Solo.

Ini diberlakukan satu arah mulai simpang tiga Faroka hingga simpang empat Fajar Indah.

Arus lalu lintas di sini diarahkan satu arah menuju ke utara atau menuju ke Jalan Adi Sucipto. 

Jalan ini biasa digunakan untuk menuju ke Pintu Tol Klodran. 

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved