Viral Warung Kejujuran di Klaten

3 Fakta Warung Kejujuran di Klaten Jateng : Diurus 26 Emak-emak, Berdiri Pasca Erupsi Merapi 2010

Warung kejujuran di lereng Merapi Klaten viral di media sosial setelah berdiri 14 tahun lamanya dan tak pernah merugi.

Tayang:
TribunSolo.com/Zharfan Muhana
Warung kejujuran warga lereng Merapi, di RT 027 RW 009, Dukuh Mbangan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Warung kejujuran di lereng Merapi Klaten viral di media sosial setelah berdiri 14 tahun lamanya dan tak pernah merugi.

Berikut fakta-fakta yang berhasil dihimpun TribunSolo.com terkait warung kejujuran ini :

  1. Berdiri Pasca Erupsi Merapi 2010

Warung berkonsep kejujuran ini dibuat oleh masyarakat telah beroperasi setidaknya selama 14 tahun.

Lokasinya berada di RT 027 RW 009, Dukuh Mbangan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Warga setempat, Sarjino mengatakan warung ini berdiri pasca erupsi merapi pada tahun 2010.

2. Diurus 26 Emak-emak

Warung ini ternyata dibangun bermodalkan iuran dari anggota.

Anggotanya pun ibu-ibu, yang tinggal di lingkungan RT setempat.

"Awalnya dengan modal Rp 5 ribu per anggota, total anggotanya ada 26," ujar Jino kepada TribunSolo.com, Kamis (8/8/2024).

Dari iuran itu, dibelanjakan sembako yang mana diawal sembako itu dibawa saat ada pertemuan warga seminggu sekali.

"Setiap ada pertemuan seminggu sekali dibawa,  belanja disitu," paparnya.

Baca juga: Dikomplain Warga Jurangjero, Perumda Tirta Merapi Klaten Jateng Jelaskan Penyebab Gangguan Air

Lambat laun, kegiatan itu semakin berkembang.

Akhirnya diputuskan membuat pondokan untuk menaruh barang-barang jualan ini.

Sekitar 5 tahun awal berjalan, warga pun membayar iuran wajib sebesar Rp 5 ribu per bulan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved