Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pilkada Jateng 2024

Teka-teki Jagoan PDIP di Pilkada Jateng 2024, Andika Perkasa, Hendrar Prihadi, atau Sosok Kejutan?

Hendi mengaku tak masalah jika PDIP lebih memilih mengusung Andika Perkasa ketimbang dirinya.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto bersama Eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa di sela-sela pelatihan Jurkam muda pendukung Ganjar Pranowo di I News Tower, Jakarta, Selasa (18/7/2023). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Politikus PDIP, Hendrar Prihadi atau Hendi, buka suara soal peluang partainya mengusung  mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa di bursa Pilkada Jawa Tengah (Jateng).

Hendi mengaku tak masalah jika PDIP lebih memilih mengusung Andika Perkasa ketimbang dirinya.

Diketahui, Hendi sudah mendaftarkan diri untuk maju sebagai bakal calon gubernur Jateng ke PDIP. 

Baca juga: Maju Pilkada Jakarta atau Jateng, Hendrar Prihadi Ingat Pesan FX Rudy Ketua PDIP Solo

Alasan dirinya enggan mempersoalkan siapa yang akan diusung PDIP, karena merasa dia dan Andika sama-sama kader PDIP

"Kalau setahu saya Pak Andika kan juga kader partai. Waktu itu juga pas rakernas dikenalkan Ibu (Megawati Soekarnoputri). Jadi buat saya ndak ada masalah siapa pun itu," kata Hendi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/8/2024).

Hendi pun menyebut dia sudah mengenal baik sosok Andika Perkasa.

Diketahui, selain Hendi, mantan Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi juga mendaftar sebagai bakal cagub Jateng melalui PDIP.

Baca juga: Blak-blakan Dwi Fajar Nirwana, Mengaku Keluar dari PDIP Boyolali Jateng di Depan Kader Gerindra

"Kita berkawan atau baik sama beliau, dan yang mendaftar lainnya. Dan Mas Rukma juga kita berkawan baik. Semuanya kan satu saudara, satu keluarga besar PDIP," terang Hendi.

Hendi menyerahkan keputusan kepada DPP PDIP mengenai sosok yang akan diusung di Pilkada Jateng.

Diriya berjanji, bakal tetap setia di PDIP meski nanti tak mendapat rekomendasi. 

 "Prinsipnya bahwa ini bagian dari ikhtiar saya. Nanti kalau keputusannya pasti mutlak DPP mau dapat rekom gubernur, wagub dipasangkan atau tidak sama sekali, ya kita kader yang setia dengan PDI-P," ungkap Hendi.

Hendi yang juga menjabat Ketua LKPP mengaku akan segera berkomunikasi dengan kepala pemerintahan jika nanti rekomendasi turun kepada dirinya.

"Tapi prinsipnya kita akan ikutin aturan. Cuman lebih elok lagi kalau itu memang pasti turun rekomnya ya saya harus matur sama pimpinan di eksekutif untuk segera menyelesaikan tugas-tugas di LKPP supaya fokus," katanya.

 (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved