Berita Boyolali

Kades di Boyolali Jateng Dihajar Oknum Anggota Ormas, Diduga Dipicu Beda Pilihan Calon Kepala Daerah

Penganiayaan Kades di Boyolali diduga dipicu persoalan beda pilihan politik. Namun, polisi masih mendalami lagi kasus ini.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com
Ilustrasi penganiayaan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Diduga karena berbeda pilihan calon kepala daerah, seorang kepala desa (Kades) di Boyolali jadi korban penganiayaan. 

Sukimin, Kades Sendang, Kecamatan Karanggede dilempar asbak dan dipukul oleh oknum anggota ormas. 

Penganiayaan itu dilakukan ES alias KT, pada Kamis malam 29 Agustus lalu. 

Saat itu, korban yang berada di rumah didatangi pelaku. 

Beredar informasi, penganiayaan itu dipicu perbedaan pilihan calon bupati. 

Korban merupakan salah satu pendukung paslon tertentu. 

Sedangkan pelaku merupakan pendukung paslon lain. 

Kapolres Boyolali, AKBP Muhammad Yoga belum bisa memastikan motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut. 

Apakah terkait perbedaan pilihan atau karena faktor pribadi. 

"Sementara nanti biar saya periksa dulu saksi-saksi semuanya. Nanti setelah memang sudah utuh ceritanya, (Kronologi lengkap serta motif penganiayaan) nanti baru kita sampaikan ke temen-temen media," kata Kapolres Boyolali. 

Baca juga: Kades Sendang Boyolali Jateng Dianiaya Oknum Anggota Ormas, Dipukul dan Dilempar Asbak

Kasus tersebut masih dalam penanganan Polisi. 

Pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan saksi-saksi penganiayaan tersebut. 

"Nanti setelah misalnya, sudah mulai kita bisa meningkatkan statusnya mulai ada tersangkanya nanti sekalian kita rilis," kata Yoga. 

Kapolres menyatakan pelaku merupakan wakil dari salah satu ormas di Boyolali

Hanya saja, Kapolres masih akan mendalami keanggotaan terduga pelaku di organisasi masyarakat itu. 

"Nantilah kita ini lagi (dalami) lebih spesifik lagi ya. karena itu terkait dengan penetapan tersangka," kata Yoga. 

Kapolres mengungkapkan saat ini kondisi korban masih dirawat di RS. 

Korban mengalami luka pada bagian pelipis dan bagian mata bawah terdapat memar. 

"Ada pembekuan darah di sekitar area mata yang bagain putih," pungkas Yoga. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved