Temuan Barang Antik di Boyolali

Gali Makam, Warga Cepogo Boyolali Temukan Keramik Diduga Benda Cagar Budaya

Penemuan barang antik di Boyolali saat gali makam, diduga peninggalan abad ke-19.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Tri Widodo
BARANG ANTIK - Temuan barang di Dukuh Purwokerto, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Senin (4/5/2026). Penemuan barang antik berupa wadah keramik dan tembikar ini langsung dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali untuk ditindaklanjuti. 

Ringkasan Berita:
  • Penemuan barang antik di Boyolali terjadi saat warga Desa Jelok, Cepogo, menggali makam dan menemukan keramik serta tembikar.
  • Warga menemukan piring, mangkuk, dan bejana di kedalaman 1–2 meter, sebagian masih utuh meski ada yang rusak.
  • Disdikbud Boyolali menyebut temuan diduga peninggalan abad ke-19 dan masih dalam tahap kajian untuk memastikan nilai sejarah.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Warga Dukuh Purwokerto, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, dikejutkan dengan penemuan sejumlah barang antik saat menggali makam desa, Senin (4/5/2026).

Penemuan barang antik berupa wadah keramik dan tembikar ini langsung dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali untuk ditindaklanjuti.

Kronologi Penemuan Keramik dan Tembikar

Ketua RT 4 RW 3 Dukuh Purworejo, Sapardi, menjelaskan penemuan bermula saat warga menggali liang lahat untuk pemakaman salah satu warga.

Pada kedalaman sekitar dua meter, cangkul salah satu penggali mengenai benda keras yang kemudian diketahui sebagai keramik.

“Awalnya tidak sengaja tercangkul. Setelah itu digali perlahan dan ditemukan lagi benda lain yang masih utuh,” ujar Sapardi.

Temuan barang di Dukuh Purwokerto, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Senin (4/5/2026)
BARANG ANTIK - Temuan barang di Dukuh Purwokerto, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Senin (4/5/2026). Penemuan barang antik berupa wadah keramik dan tembikar ini langsung dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali untuk ditindaklanjuti.

Dari lokasi tersebut, warga menemukan dua piring keramik, satu mangkuk, serta satu bejana dari tembikar.

Namun, satu mangkuk dilaporkan rusak akibat terkena alat gali.

Selain itu, pada kedalaman sekitar satu meter juga ditemukan bejana dari tanah liat di liang yang sama.

Bukan Kali Pertama Terjadi

Sapardi menyebut penemuan benda serupa sebenarnya bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut.

Namun sebelumnya, warga tidak melaporkannya dan memilih mengubur kembali benda-benda yang ditemukan.

“Dulu sering ditemukan, tapi karena masyarakat belum paham, biasanya dikubur lagi,” katanya.

Ia menambahkan, di lokasi lain seperti Makam Penjalin di Desa Jelok, warga juga pernah menemukan benda seperti gelang tembaga dan batu yang menyerupai material bangunan candi.

Baca juga: Batu Kuno Diduga Cagar Budaya Ditemukan di Klaten, Diperkirakan Bagian dari Candi

Diduga Peninggalan Abad ke-19

Sementara itu, Staf Bidang Kebudayaan Disdikbud Boyolali, Faried Burhanudin, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait temuan tersebut.

Ia menyebut, benda-benda yang ditemukan diduga merupakan bagian dari cagar budaya yang berasal dari sekitar abad ke-19 Masehi.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved