Pilkada Solo 2024
Respati Ardi soal Potensi Solo Jateng, Warga Usia Produktif Suka Berdagang
Respati Ardi menemukan fakta unik bahwa tak sedikit masyarakat Kota Bengawan yang memilih sektor perdagangan sebagai mata pencaharian.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bakal Calon Wali Kota (Bacawali) Solo dari koalisi Indonesia maju (KIM) plus Respati Achmad Ardianto atau yang akrab disapa Respati Ardi menemukan fakta unik bahwa tak sedikit masyarakat Kota Bengawan yang memilih sektor perdagangan sebagai mata pencaharian.
Bahkan pilihan untuk jadi enterpreneur itu juga didapati Respati Ardi pada masyarakat Solo di usia produktif.
"Saya banyak mendengar keluhan daru warga saat blusukan. Warga Solo khususnya usia produktif memang basicnya suka berdagang. Terbukti dengan pembukaan kuota CPNS yang sepi peminat," ucap dia.
"Saya tanya kenapa ke warga, ya karena mereka lebih suka jualan. Jualan di Sekaten, CFD dan lainnya. Sekaten sudah bagus, untuk ke depan bisa dimaksimalkan lagi penataannya jika revitalisasi Alun-alun keraton sudah selesai," imbuhnya.
Dalam salah satu blusukannya, Respati Ardi juga sempat menjelaskan terkait faktor pertumbuhan ekonomi di kota Solo berbeda dengan yang ada di kabupaten sekitar.
"Jadi kalau kota Solo itu memang beda dengan kabupaten sekitarnya yang bisa membuka lapangan kerja banyak seperti melalui manufaktur, pabrik dan menyerap tenaga kerja banyak," terang Respati Ardi di sela blusukannya di Kampung Keprabon, Banjarsari beberapa waktu sebelumnya.
Baca juga: Janji Respati Ardi Cawali Pilkada Solo Jateng soal Even : Penatnya Kerja Pasti Butuh Hiburan
Respati pun menambahkan, potensi penunjang pertumbuhan ekonomi di kota Solo salah satunya adalah dari sektor perdagangan.
Lebih tepatnya, sebagian besar warga Kota Solo menggantungkan nasibnya dengan berdagang.
Sisi perdagangan itu diakui Respati bila dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi. Ia mencontohkan, wisata kuliner nasi bandeng viral yang ada di kampung Keprabon.
Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi, bahkan perdagangan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Tapi di Solo ini self employee atau bahasa sederhananya pedagang. Contoh di Keprabon sini ada nasi bandeng viral. Jadi kalau di lihat dari sisi itu, pendapatannya dibandingkan pns, lebih tinggi omzet nasi bandeng viral itu. Jadi potensi di Solo itu ya memang berdagang. Selain tingkat konsumsi yang tinggi, sisi ekonomi lainnya yaitu perdagangan itu sendiri," kata Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Solo tersebut.
Oleh karena itu, Respati Ardi masih terus menggodog peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan sisi perdagangan. Namun demikian, Respati menegaskan sisi lain yang tidak boleh dikesampingkan adalah sektor pendidikan dan kesehatan yang saling berkaitan dengan ekonomi.
"Saya masih godog terus sama mbak Astrid terkait program-program ke depan. Kalau saya dan mbak Astrid berkomitmen di sisi pendidikan dan kesehatan yang utama itu," pungkasnya.
Sebagai informasi, jelang Pilkada Solo Jateng 2024 paslon Respati Ardi dan Astrid Widayani makin gencar memperkenalkan diri kepada masyarakat Solo.
Bahkan tak jarang dalam sehari Respati Ardi bisa menemui masyarakat di empat sampai lima lokasi berbeda.
(*)
| Tempuh Jarak 8 Kilometer, Wali Kota Solo Respati Ardi Tunaikan Nazar Mbecak Kleco ke Balai Kota |
|
|---|
| Kala Ratusan ASN Iringi Kepulangan Mantan Wali Kota Solo Teguh Prakosa Setelah Purnatugas |
|
|---|
| Wali Kota Baru Dilantik Akhir Februari, Teguh Ingatkan Kerjasama Solo Safari Jangan Jadi Temuan BPK |
|
|---|
| Tinggal Menghitung Hari, Respati-Astrid Bakal Resmi Dilantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo |
|
|---|
| Wali Kota Solo Terpilih Respati - Astrid Bakal Dilantik 6 Februari 2025, Dikukuhkan Langsung Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bakal-Calon-Wali-Kota-Solo-Respati-Achmad-Ardianto-atau-Respati-Ardi-saat-ditemui.jpg)