Berita Boyolali

Temuan Arca di Ringinlarik Boyolali Sulit Diidentifikasi, Begini Penjelasan Peneliti

Peneliti akui sulit mengidentifikasi temuan arca di tengah-tengah hamparan tegalan di Dukuh Mogol Kulon, Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Boyolali.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Andreas Chris Febrianto
TribunSolo.com/Tri Widodo
Penemuan arca di tengah-tengah hamparan tegalan di Dukuh Mogol Kulon, Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebuah arca ditemukan di tengah-tengah hamparan tegalan di Dukuh Mogol Kulon, Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk.

Hanya saja, belum diketahui sosok arca yang sebagiannya masih terkubur tanah itu. Pasalnya, arca tersebut sudah dalam kondisi tak utuh lagi.

Saat ditemukan, kondisi arca itu tinggal separoh badannya saja. Arca itu dalam posisi duduk bersila.

Telapak tangan menghadap ke atas. Bagian kepala sudah tak ada. Selain itu, atribut arca juga sudah tak nampak lagi.

"Tapi arca itu siapa, kami belum bisa mengidentifikasi. Karena untuk mengidentifikasi arca tokoh siapa itu bisanya cuma lewat atribut atau aksesoris yang masih bisa kita kenal," kata Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X, 

Atribut pada Arca yang ditemukan warga ini sudah tak terlihat lagi. Aksesoris seperti tali Kasta dan pakaian juga sudah tak terlihat lagi.

Baca juga: Ada Temuan Daun Kuno di Sirkuit Manisrenggo Klaten, Tak Jauh dari Yoni dan Arca

Selain arca, di sekitarnya juga ditemukan beberapa batuan Candi. Hanya saja, apakah batuan itu memiliki korelasi, pihaknya masih harus melakukan kajian.

"Jadi kalau saat ini, kami melakukan pendataan dan penyelamatan awal dulu. Nanti kita susun kajiannya," pungkasnya.

Lokasi temuan arca ini menurut warga setempat cukup angker.

Warga pun menjamin tak ada yang berani mengambil batu dari lokasi arca ini. Bahkan, kejadian aneh pernah dilihat warga.

"Dulu pas saya pagi-pagi subuh ke tegal saya. Saya lihat di tengah-tengah itu ada cahaya terang. Saya ga berani mendekat," kata Ngatini, salah satu warga setempat. 

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved