Pilkada Boyolali 2024

Kekalahan PDIP Versi Hitung Cepat di Pilkada Boyolali Disorot, Diminta Kembali ke Marwah

PDIP Boyolali tumbang di Pilkada 2024 ini, calon mereka kalah suara versi hitung cepat dengan Paslon Agus Irawan-Dwi Fajar Nirwana.

|
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com
Ilustrasi Bendera Partai PDIP 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kekalahan PDIP Boyolali versi hitung cepat di Pilkada Boyolali 2024 mendapat sorotan dari Gombloh Sujarwanto, Presidium Barisan Merah Putih Pengging (BMPP) Boyolali

Gombloh beranggapan, kekalahan ini tentu jadi pelajaran bagi PDIP Boyolali

PDIP yang diusung dengan kekuatan besar di parlemen tumbang. 

Diketahui, PDIP pada Pilkada 2024 ini berkoalisi dengan PKS. 

Keduanya memiliki total 40 kursi di DPRD Boyolali

Mereka mengusung calon bupati-wakil bupati Marsono-Saifulhaq.

Sementara, lawannya Agus Irawan-Dwi Fajar Nirwana diusung koalisi Partai Golkar, PKB, dan Partai Gerindra yakni total 10 kursi di Parlemen.  

Gombloh Sujarwanto menyarankan PDIP mengambil hikmah dari Pilkada 2024.

PDIP Boyolali kata Gombloh perlu pemimpin yang kekinian.

Lalu, PDIP juga harus mengembalikan fungsi partai politik yang mengedepankan kepentingan rakyat.

Baca juga: Siapa Agus Irawan? Cabup Boyolali yang Raih Suara Terbanyak, Mundur PNS Pemkot Solo demi Jadi Bupati

"PDIP Boyolali harus kembali ke marwah sebagai pembela wong cilik, bukan malah manfaatkan wong cilik hanya demi kepentingan dinastinya," tambahnya.

PDIP Boyolali harus menentukan arah politik pasca kekalahan Pilkada Boyolali 2024 ini.

Mengambil pilihan koalisi atau oposisi harus dipikirkan secara matang-matang. 

Bagaimana pun juga, agenda pemilihan legislatif (Pileg), pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) dan Pilkada Boyolali 2024 menyedot sumber daya dan logistik internal kader PDIP Boyolali yang sangat besar. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved