Bencana Alam di Klaten
Waspada, Cuaca Ekstrem Masih Melanda Wilayah Klaten, Diperkirakan hingga Akhir Desember
Ancaman ekstrem bencana hidrometeorologi melanda wilayah Kabupaten Klaten, diperkirakan akan terjadi hingga penghujung bulan Desember
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Ancaman ekstrem bencana hidrometeorologi melanda wilayah Kabupaten Klaten, diperkirakan akan terjadi hingga penghujung bulan Desember, Rabu (17/12/2024).
Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Klaten Syahruna.
"(Cuaca) ekstrem, (diperkirakan) sampai akhir Desember," ujarnya.
Hal tersebut, membuat pihaknya harus melakukan antisipasi. Seperti ancaman luapan air, banjir, tanggul jebol, hingga longsor.
BPD Klaten dan pihak-pihak terkait melakukan apel kesiapsiagaan dan gelar peralatan yang dipimpin oleh Bupati Klaten Sri Mulyani di Alun-alun Kabupaten Klaten, kemarin.
Dalam 1 hingga 2 bulan terakhir, Syahruna mengatakan beberapa lokasi terdampak.
"Beberapa fasilitas umum, rumah masyarakat kena (terdampak) semuanya. Di Klaten ini paling parah di tahun ini, karena setiap hujan angin mesti ada beberapa rumah kena dampaknya," ucapnya.
Baca juga: 4 Kecamatan di Klaten Terdampak Bencana Hidrometeorologi, 2 Kecamatan Kena Puting Beliung
Syahruna memaparkan, berdasarkan penjelasan BMKG terdapat potensi kebencanaan.
"Dilihat dari pergerakan angin dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia, ini perlu diantisipasi. Karena lebih dahsyat, maka kami harus hati-hati semua," paparnya.
Sementara, musim hujan sendiri diperkirakan hingga awal tahun 2025 masih terjadi.
"Seharusnya untuk hujan (masih), di Januari-Februari," kata Syahruna.
Dalam apel kesiapsiagaan, pihaknya menggerakkan seluruh unsur yang masuk dalam 6 kluster sesuai dengan Perka BNPB No.308 Tahun 2024.
(*)
| Musim Pancaroba, BPBD Klaten Ingatkan Warga Waspada Potensi Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Puluhan Rumah Rusak Diterjang Hujan Angin di Klaten, BPBD: Tiga Kecamatan Terdampak |
|
|---|
| Diterjang Angin Kencang 5 Menit, Pemilik Warung Panik Saat Atap Terangkat |
|
|---|
| Detik-detik Angin Ribut Terjang Klaten, Berawal dari Turun Hujan Deras |
|
|---|
| Hujan Disertai Angin hingga Es Terjang Lima Desa di Klaten, Puluhan Bangunan Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bupati-Sri-Mulyani-bersama-Kalak-BPBD.jpg)