Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Uji Coba Batara Kresna Makan Korban

PT KAI Daop 6 Klaim Uji Coba KA Batara Kresna Lancar Meski Ada Insiden Tabrak 7 Kambing di Sukoharjo

Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro menegaskan kejadian tersebut tidak berdampak signifikan terhadap pengujian kecepatan kereta.

|

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta memastikan uji coba KA Batara Kresna dengan kecepatan tinggi tetap berjalan sesuai rencana.

Meskipun sempat mengalami kendala akibat insiden tujuh ekor kambing milik warga yang tertabrak di jalur Solo-Wonogiri pada Kamis (30/1/2025) kemarin.

Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro menegaskan kejadian tersebut tidak berdampak signifikan terhadap pengujian kecepatan kereta.

KAMBING TERTABRAK KA BATARA KRESNA. Tujuh ekor kambing milik seorang warga tertabrak Kereta Api (KA) Batara Kresna di Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, saat uji coba dan melintas di jalur Solo-Wonogiri, Kamis (30/1/2025) kemarin. PT KAI Daop 6 hingga saat ini belum memutuskan akan memberikan ganti rugi kepada pemilik kambing.
KAMBING TERTABRAK KA BATARA KRESNA. Tujuh ekor kambing milik seorang warga tertabrak Kereta Api (KA) Batara Kresna di Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, saat uji coba dan melintas di jalur Solo-Wonogiri, Kamis (30/1/2025) kemarin. PT KAI Daop 6 hingga saat ini belum memutuskan akan memberikan ganti rugi kepada pemilik kambing. (Istimewa/Dok. Camat Nguter Sukatman)

"Uji coba KA Batara Kresna tetap berjalan sesuai prosedur. Meskipun ada kendala, hasil pengujian menunjukkan kecepatan dan kelayakan jalur masih terpenuhi," ujar Kris, Jumat (31/1/2025).

Lebih lanjut, Kris juga menyebut uji coba ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jalur dan sistem keselamatan dalam operasional KA Batara Kresna ke depan.

Ia mengaku, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai uji coba kereta api di jalur tersebut. 

Namun, pihaknya tetap mengimbau warga yang memiliki hewan ternak atau beraktivitas di sekitar rel untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan keselamatan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melepaskan hewan ternak di area jalur rel kereta api demi menghindari kejadian serupa. Rel adalah area berbahaya yang harus dijaga bersama demi keselamatan semua pihak," tandasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved