Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Uji Coba Batara Kresna Makan Korban

Sosok Kasrin, Pemilik 7 Kambing yang Mati Tersambar Kereta Api di Sukoharjo, Rugi Rp15 Juta

Pemilik kambing yang mati tersambar KA mengalami kerugian Rp15 juta. Belum ada kabar dari KAI terkait nasib kambingnya ini.

|

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sosok pemilik kambing yang tersambar Kereta Api (KA) Batara Kresna dalam uji coba jalur Solo-Wonogiri terungkap. 

kejadian ini pada Kamis (30/1/2025).

Pemilik kambing itu adalah Kasrin (65), warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Sukoharjo

Dia mengalami kerugian Rp 15 juta. 

Ia menjelaskan, dari tujuh kambing yang mati tersambar kereta api (KA) Batara Kresa memiliki harga yang berbeda-beda. 

"Kalau ditotal, kambing laki-laki yang badanya besar dengan harga Rp 3 sampai 4 Juta. Kemudian babon (perempuan) mengandung itu Rp 3 Juta, dan kambing termasuk kecil Rp 2 Juta. Apabila ditotal kurang lebih kerugian saya Rp 15 Juta," ujarnya saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (31/1/2025).

Meski demikian, Kasrin mengaku hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait insiden tersebut dari Kereta Api Indonesia (KAI). 

Baca juga: 3 Kuliner Enak Dekat Stasiun Purwosari Solo Jateng, Ada Tahu Kupat hingga Sate Kambing

"Kalau kemarin dari pekerja katanya mau ke sini (ke rumah) tapi hingga saat ini belum ada yang mampir," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasrin (65) mengaku tidak mengetahui adanya jadwal uji coba Batara Kresna dengan kecepatan tinggi.

"Saya tidak tahu kalau ada uji coba. Terus biasanya jam 1 itu kereta Batara kresna sudah lewat, kemudian jam 2 itu saya lepas. Biasanya kambing-kambing itu pulang sendiri," kata Kasrin saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (31/1/2025).

Lebih lanjut, Kasrin mengatakan saat kejadian itu mendengar suara klakson kereta api. 

"Saya itu kaget kok masih ada kereta jam segitu (Jam 2), terus saya lari. Tetapi sudah telanjur kambingnya tertabrak, kambing saya itu kemungkinan kaget (terkejut) mendengar suara klakson kereta api, dan berlarian menengah ke perlintasan kereta api," terangnya. 

Sesampainya di lokasi, Kasrin sudah melihat 7 kambing dari total 8 kambing nya sudah berceceran kemana-mana.

"Saya itu sempat balik ke rumah ambil pisau, siapa tahu masih ada yang hidup dan bisa disembelih. Tetapi sampai di lokasi sudah mati semua kambing saya," paparnya.  (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved