Insiden Lift Jatuh di Blora

Kondisi 3 Pekerja Proyek RS PKU Muhammadiyah Blora yang Dirujuk ke Solo, Patah Tulang Parah

Kondisi 3 orang pekerja yang mengalami kecelakaan kerja di proyek RS Muhammadiyah Blora disebut parah. Mereka harus dirujuk ke Solo.

Tayang:
Iqbal/Tribunjateng
GARIS POLISI - Lokasi kejadian kecelakaan kerja pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2/2025). 4 orang meninggal karena litf yang ditumpangi terjatuh. 

TRIBUNSOLO.COM - Kondisi 3 orang pekerja terluka akibat insiden kecelakaan kerja di Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Blora disebut parah. 

Mereka harus ditangani oleh rumah sakit yang memiliki peralatan lebih lengkap dan levelnya lebih tinggi. 

Direktur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Blora, Tegar Mohammad Wijaya membenarkan bila ada 3 pekerja yang dirujuk ke Solo. 

Ini agar ketiganya mendapatkan perawatan yang lebih baik. 

Sebab, mereka mengalami patah tulang yang parah. 

Seperti diketahui, ada total 13 pekerja proyek yang mengalami kecelakaan kerja pada Sabtu (8/2/2025) pagi.

INSIDEN MAUT. Lokasi kejadian kecelakaan kerja pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2/2025). Ada belasan pekerja yang menjadi korban kecelakaan kerja itu.
INSIDEN MAUT. Lokasi kejadian kecelakaan kerja pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2/2025). Ada belasan pekerja yang menjadi korban kecelakaan kerja itu. (TRIBUNJATENG.COM/ M IQBAL)

Dari 13 pekerja itu, 4 orang diantaranya meninggal dunia. 

Sementara itu, 9 orang luka-luka. 

Tegar mengatakan, beberapa korban yang terluka memerlukan perawatan lebih lanjut. 

Baca juga: 4 Orang Tewas Kecelakaan Kerja di Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, MPKU Muhammadiyah Minta Maaf

Berdasarkan itu, mereka harus dirujuk ke Rumah Sakit lain. 

"Yang masih dirawat di RS PKU Muhammadiyah Blora ada 5 orang," katanya, Minggu (9/2/2025).

Sementara, 4 korban luka lainnya dirujuk ke rumah sakit lain.

Rinciannya, 1 korban dirujuk ke RSUD dr Soetijono Blora.

Kemudian 3 korban luka lainnya dirujuk di Rumah Sakit di Solo.

SAKSI BISU. Lokasi kejadian kecelakaan kerja pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2/2025). Ada belasan pekerja yang menjadi korban kecelakaan kerja itu.
SAKSI BISU. Lokasi kejadian kecelakaan kerja pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2/2025). Ada belasan pekerja yang menjadi korban kecelakaan kerja itu. (TRIBUNJATENG.COM/ M IQBAL)

Alasan korban dirujuk ke rumah sakit lain, karena perlu perawatan lebih lanjut terkait kondisi medisnya.
 
"Alasan dirujuk karena butuh perawatan lanjut. Ke rumah sakit yang levelnya lebih tinggi, dari rumah sakit ini (RS PKU Muhammadiyah)," imbuhnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved