Hasil Sidak Bersama Pertamina dan Pemkab Karanganyar: Stok LPG 3Kg Aman!

Pertamina telah mengalokasikan penambahan fakultatif pasokan LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Tayang:
Dok Pertamina Patra Niaga
Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah fasilitas dan lembaga penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Karanganyar pada Selasa (11/2/2025). 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah fasilitas dan lembaga penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Karanganyar pada Selasa (11/2/2025). 

Hal itu dijalankan bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dalam hal ini Dinas Pardagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja, yang diikuti langsung oleh Martadi selaku Kepala Dinas.

Selain itu, inspeksi juga turut diikuti oleh Sri Asih Handayani, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam; serta perwakilan dari Kepolisian dan Satpol PP. 

Baca juga: Dukung Indonesia Zero Emmision 2060, Pertamina Latih Siswa SMK N 1 Mojosongo soal Energi Hijau

Ada 5 titik yang dikunjungi di antaranya Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kecamatan Karanganyar, Agen LPG PSO di Kecamatan Tawangmangu, dan 3 pangkalan LPG 3 Kg di Desa Ngemplak, Desa Karangpandan, dan Desa Tawangmangu.

Martadi mengatakan pemerintah bersama dengan Pertamina terus berkoordinasi untuk memastikan stok dan penyaluran LPG 3 Kg untuk masyarakat dalam keadaan aman.

"Hari ini kita lihat sendiri di lapangan, mulai dari pengisian tabung LPG di SPPBE, hingga ke lokasi agen LPG sampai ke masing-masing pangkalan. Semuanya berjalan lancar dan stoknya aman,” tuturnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga ingin melihat proses penyaluran LPG 3 Kg ke masyarakat di pangkalan.

"Kita lihat masyarakat sudah terbiasa untuk melakukan pembelian tabung LPG 3 Kg sesuai dengan prosedur dan ketentuan, yaitu menunjukkan KTP untuk dicatat oleh pihak pangkalan, sehingga tepat sasaran,” imbuh Martadi.

Adapun harga jual yang diberlakukan di pangkalan juga sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp18.000.

Baca juga: Pertamina Pastikan Harga Gas Elpiji 3 Kg di Boyolali Tetap Rp18 Ribu, Berlaku Sejak September 2024

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan bahwa terdapat banyak pangkalan LPG 3 Kg yang beroperasi di wilayah Kabupaten Karanganyar.

"Setidaknya 2.394 pangkalan LPG 3 Kg tersebar di setiap desa dan cukup merata di tengah pemukiman warga,” tuturnya.

Taufiq menambahkan, Pertamina telah mengembangkan sistem informasi untuk melacak keberadaan pangkalan LPG terdekat dari lokasi masyarakat yang bisa diakses melalui smartphone.

"Caranya sangat mudah, masyarakat bisa mengaksesnya di website dengan laman ptm.id/infolpg3kg kemudian klik lokasi pangkalan LPG 3 Kg, setelah itu akan langsung diarahkan dengan beberapa opsi lokasi pangkalan LPG 3 Kg terdekat melalui Google Maps,” terangnya.

Selain itu, Taufiq juga mengungkapkan bahwa Pertamina telah mengalokasikan penambahan fakultatif pasokan LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Karanganyar.

"Di bulan Februari, kami mengalokasikan tambahan fakultatif sebanyak 38.000 tabung,” imbuhnya.

Baca juga: Pertamina Kembali Tindak Tegas SPBU di Boyolali yang Salahi Prosedur Penyaluran BBM Biosolar Subsidi

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved