Efisiensi Anggaran Dinas

99 Pekerja Pemantau Pos Bengawan Solo Dirumahkan, BBWSBS : Dikontrak Jika Sudah Ada Anggaran Lagi

Apabila PPK PSDA blokirnya dibuka, maka BBWSBS akan segera membuka rekrutmen kembali untuk bersama-sama mengelola bengawan Solo.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sebanyak 99 pekerja outsourcing dan Honorer (Kontrak) yang bertugas di Pos Hidrologi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) terkenda dampak efisiensi.

Hal itu imbas dari ketidakjelasan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Pemerintah.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Mariyadi Utama angkat bicara soal 99 pekerja kontrak terdampak efisiensi.

"Menyikapi hal ini (Efisiensi) 99 honorer sudah dirumahkan, kontrak mereka sudah habis sampai Desember 2024 kemarin,' kata Mariyadi saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Minggu (16/2/2025).

BBWSBS TERDAMPAK EFISIENSI : Ilustrasi kantor Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), difoto belum lama ini. Sebanyak 99 pekerja outsourcing maupun Honorer (Kontrak) BBWSBS yang bertugas di Pos Hidrologi terdampak efisiensi.
BBWSBS TERDAMPAK EFISIENSI : Ilustrasi kantor Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), difoto belum lama ini. Sebanyak 99 pekerja outsourcing maupun Honorer (Kontrak) BBWSBS yang bertugas di Pos Hidrologi terdampak efisiensi. (TribunSolo.com/ Anang Ma'ruf)

Dirinya mengaku pihaknya tetap memperjuangkan 99 pekerja kontrak tersebut. 

Pasalnya, tugas mereka merupakan data primer yang sebagai dasar perencanaan BBWSBS sebagai dasar pelaksanaan mengelola sumber daya air mulai dari hulu hingga hilir.

"Ini sangat penting sekali datanya. Maka kami akan perjuangkan untuk teman-teman yang mengelola pos Hidrologi untuk terus bersama mengelola sumber daya air bengawan Solo," paparnya.

Namun demikian, Maryadi mengaku masih tersendat dengan anggaran yang masih diblokir hingga saat ini.

"Bukan maksud kami memutus sepihak, tapi kami ingin bijak, adil dan sesuai efisiensi," paparnya.

Baca juga: Terdampak Efisiensi, Nasib 99 Pekerja Kontrak BBWSBS Pemantau Pos Bengawan Solo Tak Jelas

Apabila anggaran sudah dibuka, maka 99 petugas Pos Hidrologi Bengawan Solo masih bisa berkontrak lagi.

Apabila PPK PSDA blokirnya dibuka, maka BBWSBS akan segera membuka rekrutmen kembali untuk bersama-sama mengelola bengawan Solo.

"Karena ini data primer yang sangat penting sebagai dasar perencanaan juga untuk pengendali banjir, dan bendungan," lanjutnya.

Mariyadi mengatakan, selama proses efisiensi ini BBWSBS mengandalkan alat automatic untuk membantu pengendalian sumber daya air. 

Lebih lanjut, Mariyadi menyebut 99 pekerja itu merupakan tenaga kontrak per tiga bulan sekali. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved